AS: Lebanon dan Israel perpanjang gencatan untuk kemajuan negosiasi

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Washington (ANTARA) - Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama 45 hari untuk kemajuan lebih lanjut dalam negosiasi, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Thomas Pigott, Jumat (15/5).

"Pada 14 dan 15 Mei, Amerika Serikat menjadi tuan rumah pembicaraan yang sangat produktif selama dua hari antara Israel dan Lebanon. Penghentian permusuhan pada 16 April akan diperpanjang selama 45 hari untuk memungkinkan kemajuan lebih lanjut," kata Pigott di akun media sosial X.

Departemen Luar Negeri AS akan melanjutkan jalur politik pembicaraan pada 2-3 Juni, tambahnya.

"Selain itu, jalur keamanan akan diluncurkan di Pentagon pada 29 Mei dengan delegasi militer dari kedua negara," kata Pigott.

Dia menyatakan negosiasi akan memajukan perdamaian abadi antara kedua negara, dengan pengakuan penuh atas kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing, serta membangun keamanan sejati di sepanjang perbatasan bersama mereka.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Deplu AS sebut Israel dan Lebanon perpanjang gencatan senjata 45 hari

Baca juga: Perundingan penyelesaian konflik Israel-Lebanon dibuka di Washington

Baca juga: AS: Pembicaraan Israel-Lebanon produktif dan positif

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.