AS Optimistis Kesepakatan Damai dengan Iran Segera Tercapai

Sedang Trending 27 menit yang lalu

Peluang tercapainya kesepakatan damai untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai semakin dekat. Harapan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Sabtu (23/5/2026), dilansir dari Detikcom melalui AFP.

Pernyataan tersebut mengemuka di tengah kunjungan resmi Rubio ke New Delhi, India. Pada saat yang sama, kepala militer Pakistan dilaporkan telah tiba di Teheran demi memperkuat proses mediasi kedua negara.

Spekulasi mengenai sensitifnya fase pembahasan ini kian menguat setelah Presiden AS Donald Trump mendadak batal menghadiri pernikahan putranya. Trump memilih untuk tetap berada di Washington selama momentum krusial tersebut berlangsung.

Kemajuan positif dalam dialog damai ini dikonfirmasi oleh Rubio, yang mengindikasikan bahwa keputusan akhir dapat ditetapkan dalam waktu dekat. AS tetap membawa sejumlah tuntutan utama dalam negosiasi tersebut, termasuk pembukaan penuh Selat Hormuz oleh Iran dan penyerahan uranium yang diperkaya tinggi.

"Mungkin akan ada beberapa berita nanti hari ini. Mungkin juga tidak. Saya harap akan ada," kata Rubio kepada wartawan dalam kunjungannya di New Delhi, India, dilansir AFP, Sabtu (23/5/2026).

Proses diplomasi yang sedang berjalan di balik layar terus diupayakan oleh kedua belah pihak demi merampungkan poin-poin kesepakatan.

"Ada beberapa kemajuan yang telah dicapai. Bahkan saat saya berbicara kepada Anda sekarang, ada beberapa pekerjaan yang sedang dilakukan," katanya.

Menurut Rubio, pengumuman resmi mengenai hasil pembahasan ini dapat terjadi dalam hitungan hari.

"Ada kemungkinan bahwa, entah itu nanti hari ini, besok, atau dalam beberapa hari, kita mungkin akan memiliki sesuatu untuk dikatakan," sambung Rubio.

Penyelesaian konflik melalui jalur negosiasi ini disebut menjadi fokus utama dari pemerintahan Amerika Serikat saat ini.

"Preferensi Trump selalu untuk menyelesaikan masalah seperti ini melalui solusi diplomatik yang dinegosiasikan. Itulah yang sedang kami kerjakan saat ini," kata Rubio.