AS Roma Tekuk Fiorentina Tiga Gol Tanpa Balas di Olimpico

Sedang Trending 1 jam yang lalu

AS Roma berhasil mengamankan kemenangan dominan 3-0 saat menjamu Fiorentina dalam lanjutan kompetisi Serie A di Stadion Olimpico pada Senin, 4 Mei 2026. Hasil ini memperkuat ambisi Giallorossi untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan setelah tampil sangat dominan sepanjang pertandingan.

Gol pembuka tuan rumah dicetak oleh Gianluca Mancini melalui sundulan kepala pada menit ke-12 memanfaatkan situasi sepak pojok. Bek tim nasional Italia tersebut berdiri tanpa pengawalan ketat saat menyambut bola yang mengarah ke tiang jauh gawang Fiorentina.

Giallorossi menggandakan keunggulan melalui aksi Wesley setelah menerima rangkaian kerja sama antarpemain Roma di area pertahanan lawan. Meski Fiorentina mengawali laga dengan intensitas serangan yang cukup baik, pertahanan mereka mulai goyah setelah kebobolan gol kedua tersebut.

Kemenangan Roma dikunci oleh Mario Hermoso yang berhasil mengonversi umpan matang dari Manu Kone. Pergerakan Kone di garis belakang lapangan gagal dihentikan oleh Nicolo Fagioli sebelum akhirnya mengirimkan operan yang diselesaikan dengan tenang oleh sang bek asal Spanyol.

Fiorentina sempat memberikan ancaman melalui pemain muda Braschi yang baru masuk di babak kedua, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang. Penampilan gemilang David De Gea di bawah mistar gawang tim tamu juga mencegah skor menjadi lebih besar, termasuk saat menggagalkan peluang emas Donyell Malen pada menit ke-52.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat Fiorentina belum secara matematis aman dari ancaman degradasi, meskipun mereka hanya membutuhkan satu poin lagi untuk bertahan di kasta tertinggi. Kepastian tersebut terbantu oleh kekalahan Cremonese dari Lazio melalui gol telat Noslin yang terjadi pada waktu hampir bersamaan.

Pelatih Fiorentina, Vanoli, sebelumnya melakukan beberapa perubahan taktik dengan menempatkan Albert Gudmundsson sebagai penyerang lubang karena keterbatasan opsi di lini depan. Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim melakukan prosesi mengheningkan cipta selama satu menit untuk menghormati mendiang Alex Zanardi.