AS Serang Sejumlah Target di Iran, Sebut Sebagai Serangan Bela Diri

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sebuah jet tempur diluncurkan dari kapal induk Angkatan Laut AS USS Dwight D. Eisenhower selama serangan terhadap apa yang oleh militer AS digambarkan sebagai sasaran militer Houthi di Yaman, Sabtu (3/2/2024). Foto: Angkatan Laut AS/via REUTERS

Amerika Serikat (AS) masih menggempur Iran. Pada Rabu (10/6) kemarin, Komando Timur Tengah AS (CENTCOM) menyebut telah melepaskan sejumlah serangan, yang mereka sebut sebagai upaya 'bela diri'.

Ini adalah serangan tambahan, setelah CENTCOM juga menyerang Iran pada Selasa (9/6).

"Serangan bela diri tambahan, sekitar pukul 5.15 petang waktu Washington, yang menargetkan sejumlah target di Iran," ucap CENTCOM dilansir AFP.

Sementara itu target serangan masih sama. Sejumlah media Iran melaporkan, serangan AS masih menyasar sebelah selatan Iran, dekat selat Hormuz. Mereka mengincar situs pertahanan udara, dan radar yang terletak di Qeshm, Kargan dan Sirik.

Presiden AS Donald Trump menyatakan, serangan ini berhasil memukul Iran dengan keras.

"Kita memukul keras mereka kemarin. Kita juga akan memukul mereka hari ini," kata Trump.

"Sebetulnya, kita sudah dekat dengan kata sepakat. Tapi mereka mengulur-ulur waktu terus," ucapnya.

Situasi ini kembali memanas usai heli serbu Apache milik AS, jatuh di selat Hormuz pada Senin (8/6). AS menuding Iran, dan melakukan serangan pada Selasa (9/6). Iran juga tak tinggal diam. Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerang pangkalan Armada ke-5 AS di Bahrain.