Wasit Asen Albayrak mencatatkan sejarah baru dalam sepak bola Turki saat memimpin pertandingan pekan terakhir Super Lig antara Rizespor dan Besiktas di Stadion Rize pada Jumat, 15 Mei 2026. Albayrak menjadi wanita pertama yang menjadi wasit utama dalam laga yang melibatkan salah satu dari empat klub besar Turki.
Kepemimpinan wasit berusia 29 tahun tersebut dinilai sukses dalam laga yang berakhir imbang 2-2. Berdasarkan laporan Haberturk, ini merupakan kali kedua bagi Albayrak bertugas sebagai pengadil lapangan di kasta tertinggi Liga Turki setelah sebelumnya memimpin laga antara Göztepe dan Alanyaspor.
Performa Albayrak di lapangan menjadi sorotan utama di tengah hasil mengecewakan bagi tim tamu. Besiktas harus puas mengakhiri musim di peringkat keempat klasemen setelah gagal mempertahankan keunggulan organisasi permainan yang buruk selama pertandingan berlangsung.
Dalam jalannya pertandingan, Rizespor sempat mendominasi babak pertama dengan keunggulan 2-0 melalui aksi Ali Sowe. Besiktas baru mampu memberikan perlawanan pada babak kedua setelah pelatih Sergen Yalcin melakukan sejumlah perubahan strategi untuk mengejar ketertinggalan.
Gol dari Silva dan Cerny berhasil menyamakan kedudukan, namun penampilan Besiktas secara keseluruhan dikritik karena kurangnya koordinasi antar lini dan banyaknya kesalahan operan. Kegagalan meraih poin penuh ini menutup musim yang sulit bagi Siyah-Beyazlılar setelah sebelumnya tersingkir dari Piala Turki dan kalah dari Trabzonspor.
Di tempat lain, kemeriahan melanda Istanbul saat para pendukung merayakan gelar juara Galatasaray hingga larut malam. Sementara itu, persaingan promosi ke kasta tertinggi juga memanas setelah Çorumspor memastikan tempat di final usai mengalahkan Bodrumspor dengan skor 2-0.
Pemenang laga antara Erokspor dan Çorumspor nantinya akan bergabung dengan Erzurumspor serta Amedspor yang sudah lebih dulu dipastikan naik kelas ke Super Lig musim depan.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·