Mantan bek kiri legendaris Timnas Inggris, Ashley Cole, kini tengah menapaki karier kepelatihan di Italia bersama klub Serie B, Cesena. Namun, kepindahannya ke luar negeri menyimpan cerita tentang minimnya kesempatan bagi pelatih lokal di tanah kelahirannya sendiri.
Dilansir dari Detik Sport, sosok yang sukses besar bersama Arsenal dan Chelsea ini mengungkapkan rasa frustrasinya saat mencoba mencari peruntungan manajerial di Inggris. Cole merasa sulit menembus pasar domestik meskipun memiliki rekam jejak mentereng sebagai pemain.
Karier kepelatihan Ashley Cole sebenarnya dimulai dari level bawah. Ia mengawali peran sebagai asisten manajer bagi Frank Lampard di Derby County, sebelum akhirnya bergabung dengan staf kepelatihan Timnas Inggris U-21 di bawah arahan Lee Carsley.
Perjalanannya berlanjut dengan mengikuti Lampard kembali ke Everton sebagai asisten. Tak berhenti di sana, mantan pemain AS Roma dan LA Galaxy ini juga sempat membantu Wayne Rooney saat menukangi Birmingham City.
Pada tahun 2024, Cole kembali dipercaya masuk ke staf kepelatihan tim senior Inggris untuk membantu Carsley yang menggantikan posisi Gareth Southgate. Sejak Maret 2026, ia resmi menjabat sebagai pelatih interim Cesena menggantikan Michele Migani.
Dalam sebuah sesi curhat mengenai perjalanan kariernya, Cole menyoroti betapa sulitnya mendapatkan kepercayaan dari klub-klub Inggris. Hal inilah yang membuatnya menyambut baik tawaran dari Italia.
"Saya mulai merasa sedikit putus asa karena kurangnya peluang, terutama dari beberapa klub di Inggris yang saya hubungi. Mereka suka mengemukakan alasan 'kamu tidak punya pengalaman'. Saya jadi seperti, seperti yang anda bilang, saya setuju tapi bagaimana saya bisa mendapatkan pengalaman itu?" kata Cole kepada BBC Sport.
Ia menegaskan bahwa peran sebagai asisten selama enam atau tujuh tahun merupakan sebuah perjuangan panjang. Menurutnya, dibutuhkan keberanian baik dari pelatih maupun pihak klub untuk mengambil langkah besar ke depan.
"Saya rasa tidak banyak pelatih kulit hitam asal Inggris yang bekerja di Italia, jadi ya, ini lompatan keyakinan yang besar dari mereka dan saya sangat bangga berada di sini. Ini adalah tempat yang hebat untuk berada dan memulai. Saya senang bisa kembali. Kami akan melakukan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang istisstimewa," kata Ashley Cole, pernah membela Timnas Inggris sebanyak 107 kali itu.
Statistik Awal Bersama Cesena
Sejauh ini, Ashley Cole telah mendampingi Cesena dalam empat pertandingan resmi. Dari laga-laga tersebut, ia mencatatkan masing-masing satu kemenangan dan satu hasil imbang, sementara dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Saat ini, klub berjuluk I Cavallucci tersebut berada di posisi kedelapan klasemen sementara Serie B. Dengan raihan 44 poin, Cesena masih menjaga asa untuk bersaing di zona playoff demi mendapatkan tiket promosi ke kasta tertinggi, Serie A.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·