Jakarta (ANTARA) - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya terkait layanan asuransi, melalui partisipasi dalam kegiatan Jogja Financial Festival 2026, Yogyakarta.
"Askrindo ingin terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dan pengelolaan risiko finansial," kata Direktur Utama Askrindo M Fankar Umran dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.
Askrindo menghadirkan edukasi asuransi yang dikemas secara interaktif, relevan, dan mudah dipahami, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat umum.
Edukasi utamanya menyasar pemahaman mengenai pentingnya kesiapan menghadapi risiko finansial dalam kehidupan sehari-hari.
Perusahaan juga mengenalkan berbagai produk perlindungan risiko oleh asuransi, misalnya asuransi mikro yang berperan strategis dalam memperluas akses perlindungan keuangan karena menawarkan manfaat proteksi yang praktis dan terjangkau.
Perlindungan yang dimaksud mencakup kecelakaan diri, risiko usaha mikro, hingga perlindungan rumah tinggal.
"Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa proteksi merupakan bagian penting dalam perencanaan keuangan sejak dini," tambah Fankar.
Melalui partisipasi dalam Jogja Financial Festival 2026, Askrindo berharap dapat terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi sekaligus mendukung penguatan inklusi keuangan nasional.
Fankar juga menegaskan bahwa edukasi dan komunikasi yang adaptif menjadi kunci dalam membangun kedekatan industri asuransi dengan masyarakat.
"Generasi muda memiliki peran besar dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar risiko dan lebih siap secara finansial. Karena itu, Askrindo ingin hadir tidak hanya sebagai perusahaan asuransi, tetapi juga sebagai partner edukasi yang mampu memberikan pemahaman proteksi secara lebih mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari," tutur Fankar.
Askrindo mencatatkan premi sebesar Rp1,16 triliun atau tumbuh sekitar 10 persen (year-on-year/yoy) per 31 Maret 2026.
Pertumbuhan premi utamanya didorong oleh peningkatan signifikan pada lini asuransi umum. Segmen ini mencatatkan pertumbuhan hingga 44 persen.
Sejalan dengan itu, Askrindo menyatakan laba perusahaan meningkat sebesar 77 persen (yoy), meski belum merinci nilai laba yang dibukukan.
Baca juga: Askrindo raup premi Rp1,16 triliun per triwulan I, tumbuh 10 persen
Baca juga: Total pertanggungan KUR Askrindo capai Rp810,3 triliun per Maret 2026
Baca juga: Askrindo sediakan asuransi bagi usaha taman rekreasi di Jawa Barat
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·