Aston Villa bersiap menjamu Nottingham Forest dalam pertandingan leg kedua semifinal Liga Eropa 2025/26 di Villa Park pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 02.00 WIB. Klub asal Birmingham tersebut mengemban misi wajib menang untuk mengejar ketertinggalan agregat 0-1 dari tim tamu demi mengamankan tiket ke babak final.
Kekalahan tipis pada pertemuan pertama di City Ground terjadi setelah Chris Wood mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-71. Hukuman tersebut diberikan wasit akibat pelanggaran handball yang dilakukan bek Villa, Lucas Digne, di area terlarang, sebagaimana dilaporkan Vidio.com.
Meskipun berada dalam posisi tertinggal, skuad asuhan Unai Emery tetap optimistis dapat memanfaatkan status tuan rumah untuk membalikkan keadaan. Berdasarkan data head to head dari RRI, Nottingham Forest tercatat gagal meraih kemenangan dalam sepuluh kunjungan terakhir mereka ke markas Aston Villa.
"Jelas, Anda bisa mulai menyerang dengan banyak pemain, tapi bisa terjebak dalam serangan balik, ketinggalan 2-0, dan tiba-tiba pertandingan berubah. Dan Emery tahu semua ini. Dia memiliki begitu banyak pengalaman." kata Tony Dorigo, Mantan Bek Villa kepada Goal.com.
Dorigo menekankan bahwa pengalaman Emery yang telah memenangkan Liga Europa empat kali merupakan faktor krusial bagi The Villans. Emery tercatat pernah membawa Sevilla juara tiga kali berturut-turut serta sekali bersama Villarreal.
"Saya melihat kembali apa yang dia lakukan di Liga Europa dan itu sungguh luar biasa. Tidak masuk akal bagaimana seseorang bisa sehebats itu, seberpengalaman itu, dan se-tactically aware itu. Jadi jika ada yang bisa melakukannya, itulah yang menjadi kekhawatiran bagi Forest, karena itu adalah Emery." ujar Tony Dorigo, Mantan Bek Villa.
Dorigo juga menyoroti kondisi fisik para pemain Aston Villa yang dianggap tengah mengalami penurunan performa setelah menelan tiga kekalahan beruntun di berbagai kompetisi. Masalah cedera di lini tengah menjadi tantangan besar bagi strategi Emery.
"Saya pikir cedera di lini tengah memang berat. Anda benar-benar membutuhkan pemain-pemain kunci itu, dan satu atau dua di antaranya tidak ada di sana - [Amadou] Onana, jelas, adalah satunya. Tapi mereka masih punya gelar besar yang bisa diraih. Tekanan memang ada, tapi mereka tidak dalam performa terbaik." ucap Tony Dorigo, Mantan Bek Villa.
Di sisi lain, Nottingham Forest datang ke Birmingham dengan rekor impresif berupa sembilan hingga sepuluh pertandingan tidak terkalahkan di seluruh kompetisi. Tim arahan Vítor Pereira tersebut hanya memerlukan hasil imbang untuk mencapai final kompetisi Eropa besar pertama mereka dalam 46 tahun terakhir.
Bek Aston Villa, Matty Cash, menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang besar untuk bangkit di hadapan pendukung sendiri. Pertandingan lainnya di babak semifinal ini akan mempertemukan SC Freiburg melawan Braga yang juga dijadwalkan berlangsung secara serentak.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·