Aston Villa memastikan diri melaju ke babak final Liga Europa setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Nottingham Forest pada laga leg kedua semifinal di Villa Park pada Kamis, 7 Mei 2026. Hasil tersebut membuat klub berjuluk The Villans unggul agregat 4-1 dan dijadwalkan menghadapi SC Freiburg di partai puncak yang akan digelar di Istanbul.
Keunggulan tuan rumah dibuka melalui sundulan Ollie Watkins pada babak pertama setelah menerima umpan silang dari Emiliano Buendia. Memasuki babak kedua, kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Villa setelah Buendia mencetak gol melalui titik putih, disusul sepasang gol telat dari kapten tim John McGinn untuk menutup laga dengan skor mencolok.
Kemenangan ini mencatatkan sejarah baru bagi Aston Villa yang berhasil mencapai final kompetisi besar Eropa untuk pertama kalinya sejak tahun 1982. Selain itu, Unai Emery kini tercatat telah mencapai enam final besar Eropa, menjadikannya pelatih kedua dengan jumlah final terbanyak setelah Giovanni Trapattoni.
Penyerang Aston Villa, Ollie Watkins, memberikan apresiasi tinggi terhadap persiapan yang diberikan oleh manajer Unai Emery menjelang pertandingan penentuan ini.
"Bizi bu maça en iyi o hazırlıyor" kata Watkins, pemain Aston Villa.
Setelah memastikan tempat di final, Watkins menegaskan bahwa fokus tim kini beralih sepenuhnya untuk memenangkan trofi di Istanbul.
"Şimdi oraya gidip kazanmalıyız" ujar Watkins, pemain Aston Villa.
Di sisi lain, pelatih Nottingham Forest, Vítor Pereira, mengungkapkan kekecewaannya terkait keterbatasan opsi pemain akibat badai cedera yang menimpa skuatnya, termasuk ketidakmampuan memainkan Morgan Gibbs-White.
"Hayır. Bugünkü yedeklerimize bakarsanız, oyuna hazır üç oyuncu getirdik: Lorenzo Lucca, Dilane Bakwa ve Ryan Yates. Ve oyuna giremeyecek durumda tiga sakat oyuncu vardı. Akademiden tiga genç oyuncu ve oynama riski olan Murillo vardı, hazır değildi" kata Pereira, Pelatih Nottingham Forest.
Pereira mengakui bahwa perbedaan waktu istirahat dan kedalaman skuat menjadi faktor penentu kegagalan timnya mengejar ketertinggalan di markas Villa.
"Sonunda takımım, oyuncularım ve taraftarlarımızla gurur duyuyorum. Ama bugün final için yarışacak durumda gelmedik; bir gün daha az dinlenme büyük fark yaptı. Her şeyi denedik ama çözüm bulamadık. Risk almaya çalıştığımızda onlar iki gol daha attı" ujar Pereira, Pelatih Nottingham Forest.
Meskipun tersingkir dengan hasil yang pahit, Pereira tetap mengapresiasi pencapaian timnya yang mampu melangkah jauh hingga babak semifinal musim ini.
"Sonuç zor ama yarı finale kadar uzun bir yol geldik. Üzücü ve zor bir gün ama geleceğe bakmalıyız. Üç gün sonra güçlü bir takımla oynayacağız. Umarım daha fazla sakatlık olmaz çünkü bu seviyede rekabet etmek zor. Bugün Aston Villa ile yarışmak için tüm oyuncularınn hazır olması gerekiyordu" kata Pereira, Pelatih Nottingham Forest.
Usai laga ini, Aston Villa dijadwalkan bertandang ke markas Burnley pada Minggu, 10 Mei 2026. Sementara itu, Nottingham Forest akan menjamu Newcastle United pada hari yang sama dalam lanjutan kompetisi domestik.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·