Atalanta BC dijadwalkan menjamu Bologna di Stadion New Balance Arena pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 23.00 WIB untuk memperebutkan tiket kualifikasi Liga Konferensi Eropa musim depan. Pertandingan krusial pekan ke-37 Serie A ini menjadi penentu bagi kedua tim yang kini berada di peringkat ketujuh dan kedelapan klasemen.
Dilansir dari Sportsmole, posisi ketujuh resmi menjadi jatah kompetisi Eropa setelah Inter Milan menjuarai Coppa Italia melawan Lazio. Saat ini, Atalanta yang mengoleksi 15 kemenangan, 13 imbang, dan delapan kekalahan, unggul enam poin atas Bologna dengan menyisakan dua laga sisa musim ini.
Bologna, yang dilatih oleh Vincenzo Italiano, membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk menjaga peluang tipis mereka lolos ke kompetisi Eropa. Tim tamu saat ini memiliki modal rekor tandang terbaik keempat di liga domestik dengan raihan 31 poin dari 18 pertandingan luar kandang.
"We will try until the end." kata Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Italiano menilai skuadnya telah menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk penampilan impresif dari Federico Bernardeschi yang kembali menemukan performa terbaiknya setelah sempat diragukan ketika baru kembali bermain di kompetisi sepak bola Eropa.
"We can say it now because the season is almost over, we won the bet," ujar Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Mantan pelatih Fiorentina tersebut menambahkan bahwa faktor kondisi fisik sempat menjadi perhatian awal jajaran kepelatihan terhadap Bernardeschi.
"We were not gambling everything on a youngster nobody knew. There were doubts about getting him back in condition after years away from European football. In the end he blossomed and the player we knew returned. He is still a big kid because he still enjoys himself and gets angry when he does not play. He still has fire inside." kata Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Selain Bernardeschi, Italiano menaruh harapan besar pada penyerang muda Jonathan Rowe yang mencetak gol kemenangan dramatis saat melawan Napoli pada laga sebelumnya.
"He can become a champion if only he understood that training requires the same intensity as a match," tutur Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Menurutnya, penyerang muda tersebut harus meningkatkan intensitas latihannya agar bisa menyamai level pertandingan sesungguhnya.
"It is not that he is not training well, but he needs to make this growth step in terms of intensity to improve further." ucap Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Italiano juga menyoroti perbedaan performa anak asuhnya saat bermain di kandang yang cenderung kurang rasional dibandingkan performa tandang mereka yang sangat solid.
"You cannot always have an explanation," cetus Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Bologna mencatatkan rekor tandang terbaik keempat di Serie A musim ini dengan mengoleksi 31 poin dari 18 pertandingan di luar kandang.
"Perhaps too much fervour and euphoria has made us less rational in front of our own fans. Away from home we have found incredible concreteness, we defend well and often score with our first shot on target. We did not do it on purpose, and I know some grumbling has arrived for this." kata Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Di sisi lain, Italiano merasa emosional ketika mengingat keberhasilan timnya menjuarai Coppa Italia pada tengah pekan sebelum fokus dialihkan kembali ke liga.
"Seeing that match made me think that we were there and we rejoiced," ungkap Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Kemenangan di piala domestik tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar bagi klub dalam sejarah baru-baru ini.
"I am proud of having lifted that trophy and doing something incredible." kata Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Sementara itu, manajer Atalanta Raffaele Palladino meminta para pemainnya mengevaluasi penurunan performa selama bulan April yang disebabkan oleh badai cedera pemain kunci.
"We have analysed many things to understand why the results did not come," kata Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Palladino menjelaskan bahwa kehilangan Ederson dan Charles De Ketelaere secara bersamaan sangat memengaruhi konsistensi permainan tim di lapangan.
"In the middle of it all there were injuries to Ederson, De Ketelaere and others. Unfortunately many things came together at once. The players always gave everything and showed their faces for Atalanta. The fans were close to us even in the difficult moments." ujar Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Terkait kompetisi kasta ketiga Eropa, Palladino menilai kelolosan ini akan menjadi pencapaian luar biasa bagi klub yang berbasis di Bergamo tersebut.
"It is nine years that Atalanta could arrive in Europe," tutur Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Ia menegaskan manajemen klub memiliki ambisi besar to terus bersaing di kompetisi internasional meskipun jadwal padat akan menguras energi skuad.
"In front of me I have an ambitious club with a desire to get there. The Conference League is a European competition with long away trips that can take energy, but it comes down to the capacity of the staff and squad to be ready for everything." ucap Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Mengenai spekulasi masa depannya di Stadion New Balance Arena, Palladino memilih untuk tidak berkomentar banyak dan menghormati pernyataan direktur klub Luca Percassi.
"I am focused on the present," sebut Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Manajemen dan staf pelatih dijadwalkan akan mengadakan pertemuan internal setelah laga pamungkas musim ini untuk menentukan kelanjutan kerja sama.
"The most important thing is that Percassi spoke sincerely about the future, his words were as objective as they were clear. At the end we will sit down together and evaluate whether our ideas align for the good of Atalanta." kata Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Palladino menutup keterangannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran direksi, termasuk keluarga Pagliuca dan direktur olahraga Tony D’Amico.
"I can only be grateful to Atalanta," tegas Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Ia berharap kinerjanya selama menukangi La Dea memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan prestasi klub.
"I have given a lot to the club and I hope to have left a good mark. I am grateful to the Percassi and Pagliuca families and to sporting director Tony D’Amico, always present at Zingonia." kata Raffaele Palladino, Pelatih Atalanta.
Berdasarkan laporan tim medis, tuan rumah dipastikan tampil tanpa Giorgio Scalvini dan Odilon Kossounou yang cedera, serta Isak Hien yang terkena skorsing. Di kubu Bologna, Nicolo Casale, Martin Vitik, dan Nicolo Cambiaghi absen akibat cedera, sementara Jhon Lucumi harus menjalani larangan bermain.
47 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·