Atlet Taekwondo Indonesia Tampil Kompetitif di World Junior Championships

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Tiga atlet taekwondo muda Indonesia menunjukkan performa kompetitif dengan menumbangkan sejumlah wakil negara kuat dalam ajang World Taekwondo Junior Championships yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan, pada Selasa (21/4/2026). Meski belum berhasil membawa pulang medali, pencapaian para atlet ini dinilai memberikan sinyal positif bagi masa depan olahraga taekwondo nasional.

Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menurunkan tiga perwakilan dalam kejuaraan dunia tersebut. Mereka adalah Audrey Davin yang turun di kelas -48 kg, Gentza Erlangga pada kelas -73 kg, dan Queenita Keisha untuk kategori -49 kg, dengan didampingi pelatih nasional Lia Karina serta masseur Nisa Anggita.

Ketua Umum PBTI, Richard Tampubolon, memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang para atlet yang mampu mengalahkan petarung dari negara-negara tangguh seperti Spanyol, Slovakia, Italia, hingga Prancis. Sorotan utama tertuju pada Audrey Davin yang berhasil mencatatkan empat kemenangan beruntun atas atlet asal Kanada, Bulgaria, dan Maroko.

"Audrey Davin sempat masuk delapan besar, namun gagal melanjutkan pertandingan berikutnya. Meski para Atlet Muda Taekwondo Indonesia belum berhasil merebut medali, saya masih bisa bangga dengan capaiannya ini," ucap Richard saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Langkah Audrey Davin akhirnya terhenti di babak perempat final setelah mengalami kekalahan dari wakil Yordania. PBTI memandang pengalaman bertanding melawan atlet kelas dunia di level junior ini sebagai modal krusial untuk mempercepat peningkatan kualitas teknik serta kematangan mental bertanding para atlet pelatnas di masa depan.

"Dengan persiapan dan evaluasi yang matang, saya yakin akan bisa memenuhi target prestasi," tutup Richard.