Atletico Madrid dipastikan tersingkir dari kompetisi Copa del Rey setelah mengalami kekalahan dalam drama adu penalti melawan Real Sociedad pada Minggu (19/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat harapan Los Colchoneros untuk meraih gelar domestik musim ini resmi berakhir.
Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut berakhir imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu usai, sebelum akhirnya Real Sociedad unggul 4-3 di babak penalti. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, kegagalan ini menambah catatan buruk klub asal Madrid tersebut dalam perburuan trofi musim 2025/2026.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan penegasan bahwa hasil ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi skuat asuhannya. Kekalahan tersebut dianggap sebagai hilangnya peluang emas bagi klub untuk mengamankan satu gelar juara musim ini di tengah performa liga yang kurang maksimal.
Saat ini, posisi Atletico di klasemen LaLiga masih tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 57 poin. Mereka tertinggal jauh 22 poin dari Barcelona yang memuncaki klasemen, sementara kompetisi hanya menyisakan tujuh pertandingan lagi.
Gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente, kini mengalihkan fokus sepenuhnya ke ajang Liga Champions sebagai satu-satunya harapan tersisa. Langkah mereka di kompetisi Eropa tersebut diprediksi tidak mudah karena harus berhadapan dengan wakil Inggris, Arsenal, di babak semifinal.
"Liga Champions masih ada. Kami memiliki pertandingan yang sangat menarik di depan," kata Llorente yang dikutip dari AS.
Mantan pemain Real Madrid tersebut juga menyampaikan rasa simpati kepada para pendukung yang telah memberikan dukungan langsung di stadion. Ia mengakui adanya rasa duka mendalam yang menyelimuti seluruh anggota tim akibat hasil mengecewakan di Sevilla tersebut.
"Terima kasih kepada semua orang, terutama mereka yang datang ke Sevilla, kami merasa sedih untuk mereka. Kami harus tetap tegar," sambungnya.
Atletico Madrid memiliki catatan kurang impresif saat menghadapi Arsenal setelah sebelumnya kalah telak 0-4 pada fase liga musim ini. Namun, Llorente tetap optimistis bahwa timnya mampu bangkit dari keterpurukan untuk menghadapi tantangan besar berikutnya.
"Inilah hidup, inilah sepakbola, Anda tidak selalu bisa menang. Ketika kalah, Anda langsung menghadapi kompetisi lain. Tidak ada waktu untuk berpikir matang. Kami sudah terpuruk, tetapi kami harus bangkit, masa-masa indah akan datang," Llorente menegaskan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·