Auckland FC akan bertandang ke markas Sydney FC di Stadion Allianz pada Minggu, 26 April 2026 pukul 15.00 waktu setempat, dalam pertandingan pekan terakhir musim reguler A-League yang menentukan posisi empat besar klasemen. Auckland saat ini berada di peringkat kedua dengan 41 poin, sementara tim tuan rumah menempati posisi kelima dengan mengoleksi 38 poin.
Hasil pertandingan ini akan berdampak signifikan pada bagan babak gugur, di mana Auckland membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket semifinal langsung. Sebaliknya, dilansir dari sydneyfc.com, Sydney FC wajib meraih kemenangan dengan selisih tiga gol atau lebih untuk melompati Auckland di klasemen, sembari berharap Adelaide United kehilangan poin saat melawan Melbourne City.
Gelandang serang Sydney FC, Tiago Quintal, menyatakan ketidakhawatirannya terhadap rekor pertemuan timnya yang belum pernah menang melawan klub asal Selandia Baru tersebut. Sejarah mencatat Auckland tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir melawan Sydney, termasuk hasil imbang 1-1 pada pertemuan sebelumnya di lokasi yang sama.
"I knew that," kata Tiago Quintal, pemain tengah Sydney FC.
Pemain yang melakukan debutnya pada November 2024 tersebut menegaskan fokus tim tetap pada upaya meraih kemenangan demi mendapatkan keuntungan bermain di kandang pada fase eliminasi. Quintal menilai Auckland sebagai lawan yang tangguh dengan gaya permainan fisik dan langsung.
"But I don’t really think about it. Of course, we want to win. This game for us is a big game and if we can win, that’ll be great," ujar Tiago Quintal, gelandang serang Sydney FC.
Sydney FC menunjukkan performa bertahan yang solid sepanjang tahun dengan rata-rata hanya kebobolan 0,8 gol per pertandingan dalam sepuluh laga terakhir. Namun, efisiensi lini depan menjadi sorotan setelah mereka gagal mencetak gol meski mendominasi 71 persen penguasaan bola saat melawan Perth Glory pekan lalu.
"It’s such a huge game for us, for a home elimination final, maybe even finishing second," tutur Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
Auckland FC datang dengan catatan produktivitas yang lebih tinggi, rata-rata mencetak 1,8 gol per pertandingan. Penyerang Sam Cosgrove menjadi tumpuan utama tim tamu dengan koleksi lima gol sejauh ini, meskipun mereka harus kehilangan beberapa pemain kunci seperti Nando Pijnaker dan Jake Brimmer akibat cedera.
"We know they’re a good team. They’re a strong side, very direct footballers [and] a pretty physical team," ungkap Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
Laga ini juga menjadi momen emosional karena bertepatan dengan peringatan Anzac, serta menjadi penampilan perdana Quintal di babak gugur sepanjang kariernya. Sydney FC berambisi kembali ke putaran final setelah sempat absen selama satu tahun.
"Playing well will give us good footing for the finals. So we’re just worrying about us and this game [for now]," sebut Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
Koordinasi di lini belakang yang dipimpin kiper Harrison Devenish-Meares menjadi kunci bagi tuan rumah untuk meredam serangan Auckland. Quintal menekankan pentingnya pengambilan keputusan akhir di sepertiga lapangan lawan agar peluang yang tercipta tidak terbuang sia-sia.
"I think we’ve been playing really well," kata Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
Strategi permainan kolektif menjadi fokus utama dalam sesi latihan terakhir sebelum pertandingan krusial ini berlangsung. Pemain berusia muda tersebut optimis timnya bisa memberikan perlawanan maksimal di hadapan pendukung sendiri.
"Defensively we’ve been good all year. We’ve got a really strong back line and H [Harrison Devenish-Meares] has been doing really well in goal," ucap Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
Pihak klub mengonfirmasi kembalinya Victor Campuzano dari cedera yang akan menambah opsi di lini serang. Sebaliknya, Joe Lolley dipastikan absen karena mengalami cedera pergelangan kaki.
"It’s just [about] getting that cohesiveness between the group, that final decision, that final pass, making sure that you make the right decision and really focusing on that, not taking things too easy," jelas Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
Menghadapi atmosfer pertandingan yang diprediksi akan sangat intens, Quintal memilih untuk tetap tenang dan menganggap laga ini sebagai rutinitas profesional. Ia bertekad memberikan kontribusi maksimal tanpa terpengaruh oleh tekanan besar dari taruhan posisi klasemen.
"I’m so excited, I can’t wait," tutur Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
Jika Auckland gagal memenangkan laga ini, Adelaide United berpotensi menyalip posisi mereka jika berhasil menundukkan Melbourne City pada Minggu malam. Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit Ben Abraham dengan dukungan teknologi VAR.
"[It’s] just business as usual, just another game. I’m going to do what I can do every single game, [and] I don’t think the occasion really changes that," pungkas Tiago Quintal, pemain Sydney FC.
| Newcastle Jets | 26 | 15 | 3 | 8 | 55 | 39 | 16 | 48 |
| Auckland FC | 25 | 11 | 8 | 6 | 40 | 27 | 13 | 41 |
| Melbourne Victory | 26 | 11 | 7 | 8 | 44 | 33 | 11 | 40 |
| Adelaide United | 25 | 11 | 7 | 7 | 44 | 35 | 9 | 40 |
| Sydney | 25 | 11 | 5 | 9 | 31 | 23 | 8 | 38 |
| Melbourne City | 25 | 10 | 8 | 7 | 32 | 31 | 1 | 38 |
| Macarthur | 26 | 9 | 7 | 10 | 37 | 44 | -7 | 34 |
| Wellington Phoenix | 26 | 9 | 6 | 11 | 36 | 48 | -12 | 33 |
| Central Coast Mariners | 26 | 8 | 8 | 10 | 35 | 42 | -7 | 32 |
| Perth Glory | 26 | 8 | 7 | 11 | 32 | 39 | -7 | 31 |
| Brisbane Roar | 26 | 6 | 8 | 12 | 27 | 36 | -9 | 26 |
| Western Sydney Wanderers | 26 | 5 | 6 | 15 | 27 | 43 | -16 | 21 |
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·