Penyerang muda asal Brasil, Endrick, berhasil menunjukkan performa impresif selama masa peminjamannya di Olympique Lyon setelah jarang mendapatkan kesempatan bermain di Real Madrid pada musim 2026. Penampilan apik tersebut memicu kritik keras dari ayah sang pemain terhadap kebijakan manajemen Los Blancos.
Pemain berusia 19 tahun tersebut tercatat telah mengemas tujuh gol dan tujuh assist dari 18 pertandingan di seluruh kompetisi sejak pindah ke Lyon pada bursa transfer musim dingin Januari 2026. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, kontribusi signifikan ini membuktikan kualitas Endrick yang sebelumnya sulit menembus skuad utama di Spanyol.
Douglas Sousa selaku ayah Endrick melontarkan kecaman kepada Real Madrid karena dianggap telah menghambat perkembangan anaknya. Sousa menilai durasi bermain yang minim di Santiago Bernabeu telah merampas hak dasar pesepak bola untuk berada di lapangan.
"Mereka mengambil tempat bermain Endrick. Tempat bermainnya itu adalah lapangan sepakbola dan yang dia inginkan hanya bermain di lapangan," tegas Douglas Sousa kepada ESPN Brasil.
Keputusan peminjaman pada Januari lalu diambil setelah Endrick kehilangan posisi di tim inti asuhan Real Madrid. Kehadiran Kylian Mbappe di posisi penyerang tengah membuat pemain muda tersebut lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan daripada bertanding.
Sousa menyatakan bahwa kepindahan ke Liga Prancis membawa dampak positif bagi kondisi mental sang anak. Saat ini, keluarga besar Endrick merasa lega melihat perkembangan karier pemain timnas Brasil tersebut di lingkungan yang baru.
"Dia menemukan kebahagiaan di Lyon. Dia bahagia, seluruh keluarga bahagia. Kami cuma mau melihatnya bahagia," tutup Douglas Sousa.
Meskipun tampil gemilang bersama Lyon, Endrick dijadwalkan akan kembali ke Real Madrid setelah masa peminjamannya berakhir. Situasi ini memicu spekulasi masa depan sang pemain, mengingat sejumlah klub besar Eropa termasuk Arsenal dilaporkan mulai memantau kondisinya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·