Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkapkan bahwa keluarga sudah membagikan pakaian mendiang putranya. Beberapa baju yang pernah dikenakan Vidi, diberikan kepada ustaz yang biasa mengajar di kediamannya.
Kata Harry, istrinya Besbarini lah yang sengaja membagikan baju-baju milik Vidi Aldiano. Besbarini bahkan mempersilakan ustaz-ustaz memilih baju kepunyaan Vidi yang mereka inginkan.
"Jadi karena di tempat kami itu ada pengajian setiap seminggu bisa dua tiga kali. Nah para Ustaz-ustaznya itu pada apa namanya diundang oleh istri saya untuk apa melihat gitu loh ini muat nggak dan ini dan itu gitu loh," ujar Harry kepada kumparan.
"Jadi setelah cocok… ya dibawa gitu loh. Orang-orang itu bawa cuma satu paling-paling, atau berapa gitu," tambahnya.
Salah satu ustaz kemudian mengenakan jas hitam milik Vidi Aldiano yang ia dapat untuk menjalani program tahajud selama seratus hari ke depan. Hal ini lantas membuat keluarga Vidi bahagia.
"Kemarin dia ngabarin bahwa 'Pak Harry ini saya gunakan jasnya Vidi itu untuk apa namanya 100 hari tahajud programnya si Ustaz itu'. Nah dia ngasih saya tuh itunya videonya kan," tutur Harry.
Harry mengaku terharu dan bahagia lantaran barang-barang peninggalan mendiang putranya bisa bermanfaat dan digunakan di jalan kebaikan. "Ya senang-senang saja digunakan ternyata untuk itu gitu loh," tandasnya.
Penyanyi Vidi Aldiano, meninggal dunia di usia 35 tahun pada Sabtu (7/3) pukul 18:49 WIB. Sebelum meninggal dunia, Vidi berjuang melawan kanker ginjal selama hampir tujuh tahun.
Vidi dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3) pagi. Sejumlah sanak saudara dan kerabat hadir untuk memberikan salam perpisahan terakhir kepada Vidi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·