Bakom Rangkul Homeless Media untuk Imbangi Kritik

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Pengamat politik Adi Prayitno menilai ada dua tujuan utama di balik langkah Bakom RI merangkul ekosistem media digital tersebut.

“Bisa dua hal. Pertama, Bakom sepertinya ingin mempercepat akselerasi segala hal capaian positif yang sudah dilakukan pemerintah yang selama ini lambat amplifikasinya,” kata Adi kepada RMOL, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, selama ini pemerintah dinilai kerap terlambat dalam memperluas distribusi narasi keberhasilan program-programnya di ruang digital yang bergerak sangat cepat.

Selain itu, Adi menilai kehadiran new media juga dapat menjadi penyeimbang terhadap derasnya kritik yang selama ini diarahkan kepada pemerintah di media sosial.

“Kedua, bisa menjadi medium narasi pembanding dari pihak-pihak yang selama ini keras mengkritik pemerintah,” ujarnya.

Ia melihat langkah tersebut merupakan respons Bakom terhadap perubahan pola komunikasi masyarakat yang kini sangat dipengaruhi media sosial dan platform digital berbasis komunitas.

“Sepertinya ini cara Bakom untuk merespons perkembangan medsos yang sangat luar biasa. Jadi, butuh penyeimbang yang bisa menyampaikan pesan-pesan apa pun dari pemerintah,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menyatakan pemerintah mulai menggandeng pelaku new media dalam wadah Indonesia New Media Forum untuk memperluas jangkauan komunikasi publik di era digital. rmol news logo article