Bambang Soesatyo Raih Penghargaan Legislator Penggerak Institusi Hukum

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo menerima penghargaan kategori Legislator Penggerak Profesionalisme Institusi dan Aparat Penegak Hukum dalam ajang KWP Awards 2026 di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, pada Kamis (16/4/2026). Dilansir dari Detikcom, apresiasi ini diberikan atas konsistensi Bamsoet dalam memperkuat integritas kelembagaan Polri, TNI, hingga Kejaksaan Agung.

Pemberian penghargaan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) tersebut didasarkan pada peran aktif Bamsoet dalam mendorong kapasitas institusi hukum di Indonesia. Mantan Ketua DPR RI ini dinilai konsisten mengawal isu profesionalisme aparat agar tetap sejalan dengan tuntutan publik dan supremasi hukum.

"Penghargaan ini saya maknai sebagai amanah sekaligus pengingat bahwa kerja-kerja memperkuat profesionalisme aparat penegak hukum harus terus dikawal secara konsisten dan berkelanjutan," ujar Bamsoet, Anggota DPR RI.

Bamsoet menyoroti tantangan penegakan hukum yang kian kompleks, mencakup korupsi, kejahatan siber, hingga kejahatan transnasional. Menurutnya, dinamika kepercayaan publik yang fluktuatif terhadap institusi hukum memerlukan respons berupa peningkatan kapasitas aparat yang adaptif melalui fungsi legislasi dan pengawasan anggaran di DPR.

"Profesionalisme aparat penegak hukum harus ditopang oleh sistem yang kuat, pengawasan yang efektif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkesinambungan," kata Bamsoet, Anggota DPR RI.

Politisi tersebut menekankan urgensi penguatan sistem terpadu guna menghindari ego sektoral dalam penanganan perkara strategis. Ia menilai koordinasi antarlembaga merupakan kebutuhan mendesak agar penegakan hukum tidak berjalan secara parsial.

"Sinergi antara Polri, TNI, dan Kejaksaan Agung harus terus diperkuat agar penegakan hukum tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dan saling melengkapi," jelas Bamsoet, Anggota DPR RI.

Selain masalah teknis, Bamsoet mengingatkan bahwa keterbukaan informasi menuntut proses hukum yang transparan dan adil. Baginya, legitimasi sebuah institusi sangat bergantung pada seberapa besar kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.

"Kepercayaan publik adalah fondasi utama. Tanpa kepercayaan, sekuat apa pun institusi dibangun, akan sulit mencapai legitimasi," pungkas Bamsoet, Anggota DPR RI.

Sepanjang karier politiknya, Bamsoet telah mengumpulkan puluhan penghargaan dari berbagai organisasi pers, lembaga riset, hingga rekor MURI. Beberapa di antaranya meliputi PWI News Maker Award 2010, Parliament of The Year dari 2019 hingga 2021, serta rekor sebagai Ketua DPR sekaligus Ketua MPR penulis buku terbanyak pada tahun 2023.