Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026 sore, memicu banjir di sejumlah titik jalan protokol dan memaksa PT Transjakarta melakukan penyesuaian operasional bus. Genangan air setinggi 70 sentimeter tercatat melumpuhkan akses kendaraan di kawasan Jakarta Selatan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan bahwa layanan Koridor 8 rute Lebak Bulus-Pasar Baru terpaksa diperpendek menjadi rute Pasar Baru-Kebayoran-Pasar Baru mulai pukul 17.10 WIB. Kebijakan ini diambil akibat adanya genangan air di sekitar kawasan Gandaria City pada kedua arah jalan.
"Sehubungan dengan adanya Genangan Air di sekitar Gandaria City di Kedua arah kami menginformasikan pada pukul 17.10 WIB terjadi penyesuaian layanan pada Koridor 8 rute Lebak Bulus-Pasar Baru berupa perpendekan rute menjadi Pasar Baru-Kebayoran-Pasar Baru," kata Ayu Wardhani.
Selain layanan bus koridor utama, rute Mikrotrans JAK 102 tujuan Blok M-Lebak Bulus turut mengalami pengalihan karena air merendam Jalan Pasar Inpers. Dampaknya, layanan titik berhenti mulai dari Simpang Jalan BRI Radio Dalam 1 hingga Jalan Pasar Inpers Gandaria Utara ditiadakan sementara untuk arah Blok M.
Ayu menyarankan agar pelanggan memantau kanal resmi perusahaan untuk informasi terkini.
"Ayu mengimbau para penumpang menyesuaikan rencana perjalanan dan mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi Transjakarta," ujar Ayu Wardhani.
Kondisi lalu lintas di Kebayoran Lama juga terhambat akibat luapan air di jalur utama. Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, mengonfirmasi bahwa ketinggian muka air di Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Cipulir, menyentuh angka 70 sentimeter hingga pukul 16.40 WIB.
"Tinggi muka air (TMA) 70 cm sampai pukul 16.40 WIB," kata Sukendar.
Penanganan di lokasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta Dinas Sumber Daya Air. Sukendar menyebut proses penyurutan masih berlangsung di tengah situasi cuaca yang masih hujan.
"Waktu surut masih proses mengingat masih hujan," ucap Sukendar.
Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, kenaikan debit air terpantau di Pos Pesanggrahan yang mencapai status Siaga 3 pada pukul 16.00 WIB. Selain di Ciledug Raya, banjir juga merendam Jalan Swadarma di Kelurahan Ulujami dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 70 sentimeter.
Peningkatan status juga terjadi di wilayah pesisir utara Jakarta. BPBD DKI mencatat Pintu Air Pasar Ikan berada pada level Waspada atau Siaga 3 dengan ketinggian 183 sentimeter pada pukul 15.00 WIB.
"Pasar Ikan: 183 cm, Mendung, Waspada/Siaga 3," tulis BPBD DKI Jakarta melalui akun X @BPBDJakarta.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan terus melakukan pengerukan di 10 titik rawan, termasuk aliran Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan. BPBD DKI menyiagakan layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam bagi warga yang membutuhkan bantuan evakuasi atau pelaporan genangan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·