Sebanyak 21 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir pada Jumat (17/4/2026) pagi setelah hujan deras mengguyur ibu kota sejak semalam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat luapan Kali Ciliwung memicu kenaikan debit air di beberapa titik pemukiman warga.
Kondisi genangan ini terpantau berdasarkan data yang dihimpun otoritas penanggulangan bencana hingga pukul 08.00 WIB. Dilansir dari Detikcom, ketinggian air yang merendam puluhan wilayah RT tersebut bervariasi antara 20 sentimeter hingga mencapai 80 sentimeter.
Peningkatan status siaga di pos pemantauan aliran sungai menjadi pemicu utama masuknya air ke area hunian. BPBD DKI Jakarta memberikan penjelasan mendalam mengenai kronologi kenaikan permukaan air yang terjadi sejak Kamis malam di pintu air penyangga Jakarta.
"Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis, 16 April 2026 menyebabkan kenaikan Tinggi Muka Air pada Pos Pantau Depok (Siaga 3) pukul 21.00 WIB dan Bendung Katulampa (Siaga 3) pukul 23.00 WIB serta menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta," demikian keterangan dari BPBD DKI Jakarta.
Berdasarkan rincian sebaran wilayah, Jakarta Selatan terdampak di 6 RT, termasuk satu titik di Kelurahan Tanjung Barat. Sisanya tersebar di titik-titik rawan banjir sepanjang aliran sungai di Jakarta Timur yang terdampak langsung oleh kenaikan debit air kiriman.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·