Sejumlah pendukung Persib Bandung membentangkan banner berisi pesan kritik yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat pertandingan melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026) malam.
Aksi pembentangan kain putih bertuliskan 'Shut Up KDM' dengan aksen hitam dan merah tersebut menarik perhatian sekitar 29 ribu penonton yang memadati tribun utara. Protes visual ini berlangsung sejak dimulainya babak kedua hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir.
Munculnya pesan tersebut diduga sebagai respons atas aktivitas media sosial Dedi Mulyadi baru-baru ini. Mantan Bupati Purwakarta itu sebelumnya mengunggah informasi mengenai dukungan finansial untuk klub berjuluk Maung Bandung tersebut dari pihak eksternal.
Pernyataan terkait bantuan dana tersebut disampaikan langsung oleh Dedi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, ia menyebut adanya sokongan dana senilai Rp1 miliar dari Maruarar Sirait menjelang pertandingan Persib sebelumnya.
"Saking inginnya Persib juara dalam tiga kali berturut-turut dan lima kali dalam sepanjang sejarah liga di Indonesia, Kang Asep Ara Sirait memberikan supporting bantuan Rp1 miliar dalam pertandingan melawan Dewa United di Banten," kata Dedi dikutip dari Instagram pribadinya.
Pemberian bantuan tersebut dilakukan menjelang laga Persib Bandung menghadapi Dewa United yang berlangsung pada Senin (20/4) lalu. Hingga saat ini, kelompok suporter yang melakukan aksi di GBLA belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan spesifik di balik pemasangan banner tersebut.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·