PROKALTENG.CO-Rien Wartia Trigina atau akrab disapa Erin, mantan istri Andre Taulany, secara tegas membantah melakukan penganiayaan terhadap ART bernama Hera. Menurut Erin, apa yang disampaikan Hera sama sekali tidak benar.
Tidak sekadar menyangkal secara verbal m, Erin mengantongi sejumlah bukti berupa 14 rekaman video yang berhasil dikumpulkannya di rumah.
“Saya akan buktikan bahwa saya tidak melakukan penganiayaan, saya punya bukti 14 video dari rumah,” ungkap Erin di bilangan Senayan, Jakarta, Selasa (5/5).
Selain video rekaman kamera CCTV, Erin juga memiliki bukti berupa percakapan dengan pihak penyalur ART untuk menunjukkan bahwa Hera memiliki karakter yang buruk atau tidak baik selama bekerja di rumahnya.
“Saya juga punya bukti komunikasi sama pembantu, saya ada semuanya,” ujar Erin.
Erin mempertanyakan hasil visum yang kabarnya telah dilakukan Hera. Dia menganggap ini janggal karena dirinya tidak pernah merasa melakukan penganiayaan terhadap ART.
Sementara itu, Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin menantang Hera untuk membuktikan tuduhannya apabila benar kliennya melakukan tindak pidana penganiayaan.

“Kamu mengatakan dipukul, ditendang, diancam pisau, silakan kamu buktikan di proses proses hukum,” tantang Sunan Kalijaga.
Dia sangat optimistis Erin tidak bersalah dalam kasus ini. Pasalnya, Erin memiliki sejumlah bukti untuk menangkal tudingan negatif dari sang ART.
Terkait gaji ART, Erin mengakui memang belum membayar karena pada waktu itu belum waktunya gajian. Dia tegas membantah menahan gaji Hera selama bekerja bersamanya.
Selain itu, Erin juga membantah menahan pakaian Hera. Fakta yang benar, katanya, Hera kabur meninggalkan rumah dan tidak membawa pakaiannya.(jpg)
PROKALTENG.CO-Rien Wartia Trigina atau akrab disapa Erin, mantan istri Andre Taulany, secara tegas membantah melakukan penganiayaan terhadap ART bernama Hera. Menurut Erin, apa yang disampaikan Hera sama sekali tidak benar.
Tidak sekadar menyangkal secara verbal m, Erin mengantongi sejumlah bukti berupa 14 rekaman video yang berhasil dikumpulkannya di rumah.
“Saya akan buktikan bahwa saya tidak melakukan penganiayaan, saya punya bukti 14 video dari rumah,” ungkap Erin di bilangan Senayan, Jakarta, Selasa (5/5).

Selain video rekaman kamera CCTV, Erin juga memiliki bukti berupa percakapan dengan pihak penyalur ART untuk menunjukkan bahwa Hera memiliki karakter yang buruk atau tidak baik selama bekerja di rumahnya.
“Saya juga punya bukti komunikasi sama pembantu, saya ada semuanya,” ujar Erin.
Erin mempertanyakan hasil visum yang kabarnya telah dilakukan Hera. Dia menganggap ini janggal karena dirinya tidak pernah merasa melakukan penganiayaan terhadap ART.
Sementara itu, Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin menantang Hera untuk membuktikan tuduhannya apabila benar kliennya melakukan tindak pidana penganiayaan.
“Kamu mengatakan dipukul, ditendang, diancam pisau, silakan kamu buktikan di proses proses hukum,” tantang Sunan Kalijaga.
Dia sangat optimistis Erin tidak bersalah dalam kasus ini. Pasalnya, Erin memiliki sejumlah bukti untuk menangkal tudingan negatif dari sang ART.
Terkait gaji ART, Erin mengakui memang belum membayar karena pada waktu itu belum waktunya gajian. Dia tegas membantah menahan gaji Hera selama bekerja bersamanya.
Selain itu, Erin juga membantah menahan pakaian Hera. Fakta yang benar, katanya, Hera kabur meninggalkan rumah dan tidak membawa pakaiannya.(jpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·