Barcelona memiliki kesempatan besar untuk memperlebar selisih poin di puncak klasemen La Liga saat bertandang ke markas Getafe di Stadion Coliseum pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 21.15 WIB. Keunggulan poin Blaugrana berpotensi meningkat menjadi 11 angka menyusul hasil imbang yang diraih Real Madrid saat melawan Real Betis.
Skuad asuhan Hansi Flick saat ini hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi dari enam laga tersisa untuk mengunci gelar juara liga musim 2025-2026. Namun, Getafe bukan lawan yang mudah karena tim tuan rumah masih berjuang mengamankan posisi di peringkat keenam demi tiket kompetisi Eropa musim depan.
Hansi Flick memberikan peringatan kepada anak asuhnya agar tidak meremehkan kekuatan pertahanan Getafe di bawah asuhan Jose Bordalas. Pelatih asal Jerman tersebut menyoroti performa stabil lawan yang tercermin dari catatan statistik sepuluh pertandingan terakhir mereka di liga domestik.
“Getafe bertahan dengan sangat baik, mereka memiliki filosofi sendiri. Jika kita melihat 10 pertandingan terakhir di LaLiga, mereka akan berada di posisi kedua klasemen,” kata Hansi Flick dalam konferensi pers pra-pertandingan dikutip dari situs resmi klub.
Flick menekankan pentingnya penguasaan ritme permainan untuk menghindari kesalahan fatal yang bisa dimanfaatkan oleh lawan. Strategi matang telah disiapkan guna memastikan Barcelona pulang dengan poin penuh dari Coliseum.
"Bagi kami, penting untuk mendikte tempo permainan dan tidak melakukan kesalahan, itulah yang ingin saya lihat dari tim," jelasnya.
Persiapan Barcelona terganggu oleh absennya beberapa pemain pilar, termasuk penyerang muda Lamine Yamal yang mengalami cedera saat menghadapi Celta Vigo. Flick menegaskan bahwa kolektivitas tim menjadi kunci utama untuk menutupi kehilangan individu pemain bintang.
"Kita harus menghadapinya sebagai sebuah tim. Mereka semua harus meningkatkan performa," ujar Hansi Flick.
Meskipun mengakui bahwa absennya Yamal merupakan kerugian, Flick tetap memberikan dukungan moral bagi pemain tersebut agar fokus pada proses pemulihan. Ia juga memantau perkembangan pemain lain yang masih dalam tahap perawatan medis.
"Ini tidak mudah, tidak mudah baginya dan tidak mudah bagi kami. Tetapi saya melihat dia termotivasi untuk pulih dan saya pikir dia akan berada di Piala Dunia, yang juga penting baginya," tambahnya.
Selain Yamal, Barcelona juga dipastikan tampil tanpa kehadiran Raphinha dan Marc Bernal dalam pertandingan krusial ini. Kedua pemain tersebut dilaporkan masih menjalani proses pemulihan mandiri dan belum bergabung dalam sesi latihan kelompok.
"Mereka masih belum berlatih bersama tim, tetapi saya harap mereka lebih baik minggu depan," katanya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·