Barcelona Gagal Raih 100 Poin Usai Takluk dari Deportivo Alaves

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Target Barcelona untuk mencapai rekor 100 poin pada musim LaLiga 2025/2026 dipastikan sirna setelah menderita kekalahan tipis dari tuan rumah Deportivo Alaves. Pertandingan pekan ke-36 yang berlangsung di Estadio de Mendizorroza pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan Alaves.

Hasil negatif ini sekaligus menghentikan tren positif Blaugrana yang sebelumnya sukses mencatatkan 11 kemenangan beruntun di liga domestik. Dilansir dari Detik Sport, klub asal Catalan tersebut terakhir kali merasakan kekalahan di kompetisi LaLiga saat menghadapi Girona pada 16 Februari lalu.

Meski sudah mengunci gelar juara musim ini, kegagalan membawa pulang poin dari markas Alaves membuat koleksi poin maksimal Barcelona terbatas. Saat ini Robert Lewandowski dan rekan-rekannya mengantongi 91 poin dengan sisa dua pertandingan, sehingga angka maksimal yang bisa diraih hanya mencapai 97 poin.

Pelatih kepala Hansi Flick memutuskan untuk melakukan rotasi besar-besaran dalam susunan pemain starter pada laga ini. Langkah tersebut diambil guna memberikan jam terbang kepada para pemain cadangan setelah posisi juara liga sudah aman di tangan.

"Kami ingin memberi menit bermain kepada pemain yang tidak banyak tampil. Di babak pertama, kami memegang kendali permainan tapi itu bukan malam yang mudah. Mereka berjuang untuk bertahan (di LaLiga) dan ini wajar. Saya senang dengan apa yang saya lihat," ujar Flick, pelatih Barcelona.

Juru taktik asal Jerman tersebut mengakui adanya ambisi internal untuk mengejar angka sempurna di klasemen sebelum kompetisi berakhir. Namun, ia tetap memberikan apresiasi atas kerja keras skuatnya meski hasil akhir tidak sesuai dengan ekspektasi awal.

"Kami maunya menang dan mencapai 100 poin. Itu tidak memungkinkan, tapi saya sudah bilang ke para pemain kalau saya suka yang saya lihat," lanjut Flick.

Barcelona kini harus mengalihkan fokus pada dua laga tersisa untuk menutup musim dengan catatan kemenangan. Flick menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan menerima kenyataan bahwa target poin bersejarah tersebut tidak lagi dapat digapai.

"Saya kecewa (tidak mencapai 100 poin), tapi kami harus menerimanya," pungkas Flick.