Rencana besar Barcelona untuk memperkuat lini serang pada musim panas 2026 mulai menemui hambatan teknis terkait nilai pasar pemain. Klub asal Catalan tersebut awalnya memprioritaskan perekrutan Julian Alvarez dari Atletico Madrid untuk mempertajam barisan depan mereka.
Seperti dilansir dari Detik Sport, Atletico Madrid dilaporkan telah memagari penyerang mereka dengan harga yang sangat tinggi. Pihak Los Rojiblancos disebut hanya akan melepas pemain tersebut jika ada tawaran mulai dari 100 juta Euro.
Angka yang fantastis tersebut memaksa manajemen Barcelona untuk mulai menyusun daftar opsi pemain lain yang lebih masuk akal secara finansial. Dikutip dari Marca, perhatian raksasa La Liga ini kini beralih kepada penyerang andalan Chelsea, Joao Pedro.
Joao Pedro sebenarnya baru saja bergabung dengan skuat Chelsea pada musim 2025/2026. Meski baru seumur jagung di London, ia langsung memberikan dampak signifikan dengan membantu tim meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub 2025.
Ketajaman pemain berusia 24 tahun ini terbukti lewat torehan 20 gol dan sembilan assist dari total 48 pertandingan yang ia jalani di seluruh kompetisi. Performa impresif inilah yang memicu ketertarikan Direktur Olahraga Barcelona, Deco, untuk memboyongnya ke Camp Nou.
Penolakan dari Pihak Chelsea
Langkah Barcelona untuk mendapatkan jasa Pedro diprediksi tidak akan berjalan mulus karena Chelsea enggan melepas sang pemain. Klub berjuluk The Blues itu memandang sang striker sebagai aset penting untuk proyek jangka panjang klub di masa depan.
Saat ini, kontrak Joao Pedro di Stamford Bridge masih berlaku hingga musim panas 2032 mendatang. Meskipun nilai pasar pemain asal Brasil tersebut sudah menembus angka 75 juta Euro, Chelsea dikabarkan tetap tidak berminat untuk menjualnya dalam waktu dekat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·