Barcelona Kunci Gelar Juara La Liga Usai Tekuk Real Madrid

Sedang Trending 1 jam yang lalu

FC Barcelona resmi mengamankan gelar juara La Liga musim 2025/2026 setelah menumbangkan Real Madrid dengan skor 2-0 dalam laga El Clasico di Stadion Camp Nou pada Senin, 11 Mei 2026 dini hari WIB. Kemenangan pada jornada ke-35 ini memastikan perolehan poin Blaugrana tidak lagi terkejar.

Keberhasilan meraih trofi Liga Spanyol ke-29 tersebut dilansir dari Medcom, di mana tim asuhan Hansi Flick kini kokoh di puncak klasemen dengan raihan 91 poin. Sementara itu, Real Madrid tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 77 poin dan menyisakan tiga pertandingan.

Marcus Rashford memecah kebuntuan Barcelona saat pertandingan baru berjalan sembilan menit melalui eksekusi tendangan bebas yang melewati jangkauan kiper Thibaut Courtois. Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-18 setelah Ferran Torres menyelesaikan umpan matang dari Dani Olmo menjadi gol kedua.

Dominasi Barcelona terus berlanjut sepanjang babak pertama, memaksa barisan pertahanan Real Madrid bekerja keras mengantisipasi serangan cepat. Memasuki babak kedua, tim tamu mencoba memberikan perlawanan melalui pergerakan Jude Bellingham dan Vinícius Júnior namun selalu kandas oleh lini belakang yang disiplin.

Prestasi ini mencatatkan trofi La Liga kedua secara beruntun bagi Barcelona di bawah kepemimpinan pelatih Hansi Flick. Kepastian gelar yang diraih tepat saat menghadapi rival abadi di laga El Clasico menjadi catatan sejarah penting bagi publik Catalan musim ini.

Susunan Pemain El Clasico 2026TimPemain
BarcelonaJoan Garcia, Cancelo, Martin, Cubarsi, Eric Garcia, Pedri, Gavi (Bernal 77'), Fermin (Balde 88'), Olmo (de Jong 64'), Rashford (Raphinha 64'), Torres (Lewandowski 77')
Real MadridCourtois, Alexander-Arnold, Asencio, Rudiger, Fran Garcia, Camavinga (Pitarch 70'), Tchouameni, Diaz (Mastantuono 79'), Bellingham, Vinicius Junior, Gonzalo Garcia (Palacios 79')

Pertandingan berakhir dengan skor tetap 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Real Madrid dipastikan gagal mempertahankan persaingan gelar karena selisih poin yang mencapai 14 angka dengan sisa laga yang tidak mencukupi.