Bayer Leverkusen Hadapi Tekanan Besar Jelang Laga Tandang Kontra Köln

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Bayer 04 Leverkusen dijadwalkan menghadapi tuan rumah 1. FC Köln di RheinEnergieStadion pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 15.30 waktu setempat guna menjaga peluang kualifikasi Liga Champions. Pertandingan pekan ke-31 Bundesliga ini menjadi ujian berat bagi tim tamu yang sedang mengalami penurunan performa di paruh kedua musim.

Leverkusen saat ini tertahan di peringkat keenam klasemen dengan selisih empat poin dari zona empat besar, sementara Köln berupaya menjauh dari ancaman degradasi. Berdasarkan catatan sejarah, kedua tim telah bertemu sebanyak 73 kali di Bundesliga dengan dominasi Leverkusen lewat 30 kemenangan berbanding 18 milik Köln.

Kondisi kontras menyelimuti kedua kubu menjelang laga bertajuk derbi regional ini. Tuan rumah yang dijuluki The Billy Goats belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di bawah asuhan René Wagner, termasuk hasil imbang 2-2 melawan Frankfurt dan kemenangan 3-1 atas Bremen.

Sebaliknya, Leverkusen hanya mencatatkan rata-rata 1,54 poin per pertandingan di paruh kedua musim, menempatkan mereka di posisi kedelapan dalam tabel performa periode tersebut. Pelatih Leverkusen, Kasper Hjulmand, tetap memberikan pembelaan terkait perkembangan timnya meski data poin menunjukkan penurunan.

"Setiap musim mengandung lebih dari satu hasil tunggal," ujar Kasper Hjulmand, Pelatih Bayer Leverkusen.

Hjulmand menegaskan bahwa dirinya berupaya menciptakan peluang lebih banyak dari lawan dan enggan memberikan pembelaan berlebih agar tidak terdengar seperti upaya proteksi diri. Meskipun demikian, isu mengenai suksesi kepelatihan mulai muncul ke publik.

"Saya fokus pada memenangkan pertandingan berikutnya dan berpikir tentang bagaimana membantu tim dari pagi hingga malam," kata Kasper Hjulmand, Pelatih Bayer Leverkusen.

Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, Simon Rolfes, telah membantah spekulasi yang menyebutkan bahwa hasil derbi ini akan menentukan nasib Hjulmand secara langsung. Di sisi lain, nama manajer Brighton & Hove Albion, Fabian Hürzeler, mulai dikaitkan sebagai calon pengganti potensial di tengah laporan kendala komunikasi antara pelatih saat ini dengan pemain.