Raksasa Bundesliga Bayern Munchen menegaskan bahwa penyerang sayap Michael Olise berstatus tidak dijual pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan tersebut diambil demi memagari sang pemain dari ketertarikan besar dua klub raksasa Eropa, Real Madrid dan Liverpool.
Langkah tegas manajemen Die Roten muncul setelah calon pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, kedapatan memantau langsung performa Olise saat Bayern Munchen menang 3-0 atas VfB Stuttgart pada final DFB Pokal di Olympiastadion Berlin, Minggu (24/5/2026) dini hari WIB.
Menurut laporan Sky Sports, Mourinho yang didampingi agen dari Gestifute menyaksikan laga tersebut setelah sebelumnya terlihat meninggalkan Hotel Adlon Kempinski menggunakan topi biru. Olise tampil gemilang dalam pertandingan itu dengan menyumbang assist untuk gol pertama Harry Kane pada menit ke-55.
Spekulasi transfer bernilai fantastis dari media Spanyol sebesar 170 juta euro atau sekitar 147 juta poundsterling diabaikan oleh internal Die Roten. Manajemen Bayern Munchen merasa berada di posisi kuat karena mantan pemain Crystal Palace tersebut masih terikat kontrak panjang hingga Juni 2029.
Performa luar biasa Olise sepanjang musim memang mengundang minat banyak klub elite. Winger berusia 24 tahun itu sukses mengemas 22 gol dan 30 assist dalam 52 pertandingan di semua kompetisi, sekaligus membantu tim asuhan Vincent Kompany mengawinkan gelar Bundesliga dan DFB Pokal, serta meraih Piala Super Jerman.
Ketertarikan dari klub luar langsung mendapat respons keras dari internal manajemen Bayern Munchen. Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen, Uli Hoeness, melontarkan penolakan tegas sekaligus sindiran halus kepada pihak Real Madrid maupun Liverpool yang memantau pemainnya.
"He can cast five eyes on #Olise, he won't get him. He's staying unsellable," ujar Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Hoeness menambahkan bahwa kehadiran manajer lain di tribun VIP untuk memantau aset berharga timnya tidak akan mengubah keputusan klub.
"I hope I won't meet him [Mourinho], because he could have saved himself the trip from Madrid," kata Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Legenda sepak bola Jerman tersebut kembali mengulang pesan serupa untuk menegaskan bahwa sang pemain tidak akan dilepas ke kompetisi lain.
"Dia boleh saja mengawasi Olise dengan lima mata; dia tidak akan mendapatkannya," tegas Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Pihak Bayern Munchen menyatakan sama sekali tidak tergiur dengan tawaran uang melimpah dari klub peminat, termasuk Liverpool yang dikabarkan mencari suksesor Mohamed Salah setelah mendapat rekomendasi dari Steven Gerrard.
"Dia bisa mengerahkan lima pasang mata untuk menyaksikannya, ia tidak akan mendapatkannya. Dia tetap tidak akan dijual," kata Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Hoeness menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali posisi klub terhadap rumor yang mengaitkan kepindahan sang winger ke Real Madrid.
"Jose Mourinho ada di stadion malam ini untuk memantau Michael Olise demi Real Madrid? Dia boleh memakai lima mata sekalipun, dia tetap tidak akan mendapatkannya," tegas Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Sikap keras untuk mempertahankan Olise juga didukung penuh oleh jajaran eksekutif tertinggi klub. Jurnalis olahraga Jerman Christian Falk melalui laporan Bild dan CFBayernInsider menuliskan pandangan manajemen klub terkait ketertarikan tim luar.
"To be honest, Bayern don’t care about any potential outside interest in Michael Olise. He’s not for sale," tulis Christian Falk, Jurnalis Bild.
Falk menjelaskan lebih lanjut bahwa pihak klub tidak akan bernegosiasi meskipun klub peminat datang membawa tawaran uang yang sangat besar.
"Even if it was on the money, Bayern Munich would say, ‘Keep your money, and we’ll keep Olise’," tambah Christian Falk, Jurnalis Bild.
Komitmen jangka panjang tersebut diperkuat oleh pernyataan Presiden Bayern Munchen, Herbert Hainer. Hainer menyatakan klub sangat ingin menjaga sang pemain agar tetap berada di Allianz Arena.
"We absolutely want to keep him," kata Herbert Hainer, Presiden Bayern Munchen.
Hainer berpendapat bahwa atmosfer kompetisi internal serta kualitas lini serang Die Roten sudah sangat ideal untuk mendukung perkembangan karier internasional sang pemain di masa depan.
"Michael has developed superbly because he was given the chance to prove himself in a top international team. We have a strike force that can hold its own on the world stage. There aren’t many clubs with such a strong attack. That benefits Michael. Furthermore, he has the chance to win every title with us every year. I see no reason why he should look elsewhere," tutur Herbert Hainer, Presiden Bayern Munchen.
Ketajaman Olise di lapangan hijau selama 18 bulan terakhir juga mendatangkan apresiasi besar dari sang pelatih utama, Vincent Kompany. Kompany memuji konsistensi anak asuhnya yang tampil dominan di kompetisi domestik maupun Eropa.
"We see him every day and he does it at the highest level in the Champions League. He’ll surely be one of the best in the world one day. He’s on the right track now. Everything he does is right. His level now is one of the best in Europe. But if I said now he’s the best, people will ask how many titles he’s won. He needs to keep going as he’s done over the last 18 months. If he keeps going, we'll see what becomes of him," kata Vincent Kompany, Pelatih Bayern Munchen.
Di tengah spekulasi transfer dan perbincangan mengenai total statistiknya yang mencapai 42 gol serta 53 assist dalam 106 pertandingan sejak pindah dari Crystal Palace pada 2024, Olise kini sedang fokus bersama Tim Nasional Prancis.
Kondisi internal tim menjelang turnamen besar juga terlihat cair. Akun Instagram resmi Les Bleus sempat mengunggah momen jenaka ketika Marcus Thuram dan Kylian Mbappe kedapatan bercanda meniru kebiasaan unik Olise yang suka mengenakan kupluk atau syal saat memeriksa rumput lapangan.
"Saat Thuram meniru Olise. Tunggu reaksi Michael di akhir video," demikian bunyi judul video yang diunggah Les Bleus di kanal Instagram mereka.
Tim Nasional Prancis dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan Pantai Gading pada 4 Juni 2026 di Nantes sebelum bertanding di laga pembuka Piala Dunia melawan Senegal pada 16 Juni 2026.
| Penampilan Perdana | 6 September 2024 (Kalah 1-3 vs Italia, Nations League) |
| Total Pertandingan Internasional | 15 |
| Total Gol Internasional | 4 |
| Gol Internasional Pertama | 23 Maret 2025 (vs Kroasia, Menang Adu Penalti 7-4) |
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·