Beijing (ANTARA) - Beijing mencatat lebih dari 7 juta penyeberangan perbatasan pada 2026 hingga Minggu (26/4) pagi waktu setempat yang menunjukkan peningkatan sebesar 13 persen secara tahunan (year on year), menurut data resmi.
Tahun ini, jumlah warga negara asing yang keluar dan masuk di titik-titik masuk Beijing telah melampaui 2,28 juta hingga Minggu pagi waktu setempat atau naik 34 persen dari periode yang sama pada 2025, menurut Stasiun Umum Inspeksi Perbatasan Keluar dan Masuk Beijing.
Hingga Sabtu (25/4), sekitar 828 ribu kedatangan warga negara asing di titik-titik masuk Beijing tahun ini masuk dengan kebijakan bebas visa atau izin masuk sementara, yang mencakup lebih dari 70 persen dari seluruh pendatang asing.
Lonjakan terbaru dalam pariwisata inbound Beijing sebagian disebabkan oleh optimalisasi berkelanjutan kebijakan bebas visa. Hingga saat ini, China telah memperkenalkan kebijakan bebas visa unilateral untuk 50 negara dan menerapkan pengaturan bebas visa transit 240 jam untuk 55 negara.
Guna meningkatkan efisiensi proses imigrasi dan memberikan layanan yang lebih baik di tengah meningkatnya arus penumpang, Beijing telah memperkenalkan serangkaian langkah, termasuk layanan satu atap untuk menerbitkan izin masuk sementara dan melakukan pemeriksaan bagi orang-orang yang mengajukan transit bebas visa 240 jam, serta panduan mengenai kebijakan bebas visa dan bantuan dalam mengisi kartu kedatangan bagi pengunjung yang pertama kali datang ke China.
Pewarta: Xinhua
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·