PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti realisasi belanja daerah tahun anggaran 2025 yang dinilai belum maksimal.
Juru Bicara DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menyampaikan realisasi belanja daerah baru mencapai sekitar 87,38 persen dari total anggaran.
Itu disampaikan pada penyampaian sejumlah catatan strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat, Rabu (22/4/2026).
“Hal ini menunjukkan masih adanya ruang untuk meningkatkan efektivitas penyerapan anggaran,” ujarnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran sejak awal tahun melalui perencanaan yang lebih matang dan terukur.
“Pemerintah kota harus mempercepat pengadaan barang dan jasa agar belanja dapat direalisasikan tepat waktu,” katanya.
Pihak DPRD Kota Palangka Raya meminta agar alokasi anggaran difokuskan pada sektor pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat. (adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti realisasi belanja daerah tahun anggaran 2025 yang dinilai belum maksimal.
Juru Bicara DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menyampaikan realisasi belanja daerah baru mencapai sekitar 87,38 persen dari total anggaran.
Itu disampaikan pada penyampaian sejumlah catatan strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat, Rabu (22/4/2026).

“Hal ini menunjukkan masih adanya ruang untuk meningkatkan efektivitas penyerapan anggaran,” ujarnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran sejak awal tahun melalui perencanaan yang lebih matang dan terukur.
“Pemerintah kota harus mempercepat pengadaan barang dan jasa agar belanja dapat direalisasikan tepat waktu,” katanya.
Pihak DPRD Kota Palangka Raya meminta agar alokasi anggaran difokuskan pada sektor pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat. (adr)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·