Berawal dari Hobi, PABKI Bawa Olahraga Lempar Kapak-Bilah ke Level Nasional

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pengurus Pusat PABKI. Foto: PABKI

Olahraga akurasi bilah dan kapak, atau mudahnya dikenal dengan olahraga ketangkasan melempar bilah dan kapak, kini mulai diarahkan menjadi cabang olahraga yang lebih terstruktur di Indonesia. Selama ini, olahraga lempar pisau dan kapak dikenal sebagai aktivitas hobi berbasis komunitas yang berkembang di berbagai daerah sejak 2010.

Melalui Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI), para penggiat olahraga ini kini mendorong pembinaan nasional yang lebih profesional dan terorganisasi.

“Sebagai wadah nasional pembinaan olahraga akurasi bilah dan kapak di Indonesia, Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) hadir untuk membina, mengatur dan mengawasi kegiatan olahraga ini secara profesional dan terstruktur,” kata Humas PABKI Verriel Uziel, dalam siaran pers PABKI, Sabtu (16/5).

Saat ini, sudah ada jaringan penggiat olahraga itu yang tergabung dalam PABKI. Setidaknya ada di 14 provinsi dan 8 kabupaten/kota. Organisasi itu juga menaungi lebih dari 30 klub dengan lebih dari 1.000 anggota di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, PABKI menggelar acara Pengangkatan Ketua Umum dan Pengurus Pusat PABKI Masa Bakti 2026–2030 pada 16 Mei 2026.

Brigjen Pol Victor Alexander Lateka (kanan) resmi menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) masa bakti 2026-2030. Foto: Dok. Istimewa

Brigjen Pol. Victor Alexander Lateka yang ditunjuk sebagai Ketua Umum PABKI 2026–2030 mengatakan pihaknya ingin olahraga akurasi bilah dan kapak berkembang secara aman dan inklusif.

“Kami ingin terus mengembangkan olahraga ini secara aman, profesional, inklusif bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang pembinaan dan kompetisi yang lebih terstruktur hingga ke tingkat internasional,” ujar Victor dalam keterangannya.

Ilustrasi Olahraga Lempar Kapak. Foto: Sittirak Jadlit/Shutterstock

PABKI menyebut pengangkatan pengurus baru menjadi momentum untuk menyatukan komunitas olahraga akurasi bilah dan kapak dari berbagai daerah dalam satu arah pembinaan nasional yang lebih berkelanjutan.

Ke depan, organisasi itu menargetkan olahraga akurasi bilah dan kapak bisa masuk ke dalam struktur olahraga nasional, termasuk di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indoneisa (KORMI) Nasional dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Saat ini, provinsi yang telah tergabung dalam PABKI antara lain Jambi, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. Sementara Sumatera Selatan serta Sulawesi Tengah masih dalam proses bergabung.