PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu mengapresiasi keikutsertaan Kelurahan Bereng Bengkel dalam Lomba Desa Pangan Aman Tahun 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan BPOM RI.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah kelurahan bersama masyarakat dalam membangun sistem keamanan pangan yang sehat, aman dan berkelanjutan di tingkat lokal.
“Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya fokus pada keamanan pangan. Tetapi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi warga hingga pencegahan stunting,” ucap Hap Baperdu, Rabu (13/5/2026).
Ia menilai inovasi Satgas Sigap yang dikembangkan Kelurahan Bereng Bengkel menjadi terobosan yang baik dalam memperkuat pengawasan pangan berbasis partisipasi masyarakat. Dengan adanya sistem pelaporan cepat melalui layanan pesan instan, masyarakat dinilai lebih mudah terlibat dalam pengawasan pangan di lingkungan sekitar.
Selain itu, Hap juga mengapresiasi keterlibatan kelompok usaha masyarakat seperti IRTP dan KUB yang dinilai mampu mendukung peningkatan ekonomi warga sekaligus menjaga kualitas produk pangan lokal.
“Ini membuktikan bahwa ketahanan pangan bisa berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Tinggal bagaimana program ini terus dibina dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia berharap Kelurahan Bereng Bengkel mampu memberikan hasil terbaik dalam ajang nasional tersebut dan menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Palangka Raya dalam membangun budaya konsumsi pangan yang aman dan sehat. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu mengapresiasi keikutsertaan Kelurahan Bereng Bengkel dalam Lomba Desa Pangan Aman Tahun 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan BPOM RI.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah kelurahan bersama masyarakat dalam membangun sistem keamanan pangan yang sehat, aman dan berkelanjutan di tingkat lokal.
“Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya fokus pada keamanan pangan. Tetapi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi warga hingga pencegahan stunting,” ucap Hap Baperdu, Rabu (13/5/2026).

Ia menilai inovasi Satgas Sigap yang dikembangkan Kelurahan Bereng Bengkel menjadi terobosan yang baik dalam memperkuat pengawasan pangan berbasis partisipasi masyarakat. Dengan adanya sistem pelaporan cepat melalui layanan pesan instan, masyarakat dinilai lebih mudah terlibat dalam pengawasan pangan di lingkungan sekitar.
Selain itu, Hap juga mengapresiasi keterlibatan kelompok usaha masyarakat seperti IRTP dan KUB yang dinilai mampu mendukung peningkatan ekonomi warga sekaligus menjaga kualitas produk pangan lokal.
“Ini membuktikan bahwa ketahanan pangan bisa berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Tinggal bagaimana program ini terus dibina dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia berharap Kelurahan Bereng Bengkel mampu memberikan hasil terbaik dalam ajang nasional tersebut dan menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Palangka Raya dalam membangun budaya konsumsi pangan yang aman dan sehat. (jef)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·