BKSDA NTT lepasliarkan 1.000 burung di Manggarai Barat

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Pelepasliaran ini bertujuan untuk menyelamatkan seluruh individu yang diamankan, meningkatkan populasi di alam, serta proses edukasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat

Kupang (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan telah melepasliarkan 1.000 Burung Pleci atau Kacamata Laut (Zosterops chloris) yang digagalkan pengangkutannya ke atas kapal di Pelabuhan Serbaguna Wae Kelambu, Labuan Bajo.

"Sudah dilepasliarkan ke alam terbuka pada Sabtu pekan lalu setelah pada Jumat digagalkan di Pelabuhan Wae Kelambu, Labuan Bajo," kata Kepala BBKSDA NTT Adhi Nurul Hadi Ketika dikonfirmasi di Kupang, Senin.

Dia menjelaskan pelepasliaran sejumlah burung itu di lakukan di Hutan Lindung Nggorang Bowosie yang terletak pada Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Proses pelepasliaran melibatkan sejumlah pihak mulai dari pemerintah daerah setempat, kelompok masyarakat, Polri, dan juga TNI AL.

Baca juga: BKSDA NTT gagalkan pengiriman 1.260 ekor burung dilindungi ke Surabaya

"Pelepasliaran ini bertujuan untuk menyelamatkan seluruh individu yang diamankan, meningkatkan populasi di alam, serta proses edukasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat," ucapnya.

Selain Burung Pleci, Burung Kancilan Flores (Pachycephala nudigula), dan Burung Decu Belang (Saxicola caprata) juga ikut dilepaskan di alam liar.

Sementara itu terkait pelaku berinisial MS yang diamankan, kata dia, saat ini masih dalam pemeriksaan oleh pihak terkait.

Namun menurut pengakuan pelaku, burung-burung tersebut diperoleh dari hasil tangkapan sendiri dan sebagian lagi dibeli dari masyarakat lokal di daerah Maumere, Kabupaten Sikka.

Baca juga: 23 kakatua koki dikembalikan ke habitat alaminya di Maluku

Harga beli Burung Pleci/Kacamata Laut berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000 per ekor, kemudian Burung Decu Belang berkisar antara Rp20.000 hingga Rp25.000 per ekor, sedangkan Burung Kancilan Flores berkisar antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per ekor. ​​​​​​

Saat ditemukan burung-burung tersebut tersimpan dalam kardus dan sangkar burung, diangkut menggunakan truk yang menumpang kapal laut menuju Surabaya, Jawa Timur.

Burung-burung tersebut akan dijual kembali ke pasar burung di wilayah Surabaya dengan harga Rp12.000 per Burung Kacamata Laut, Rp50.000 per Burung Decu Belang, Kemudian Rp550.000 per Burung Kancilan Flores.

Baca juga: BKSDA: Anak komodo masuk pemukiman warga di Manggarai Timur

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.