BMKG prakirakan Jakarta diselimuti awan tebal pada Minggu pagi

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta diselimuti awan tebal pada Minggu pagi.

Berdasarkan data dari laman resmi BMKG di instagram @infobmkg di Jakarta, Minggu, kondisi cuaca diselimuti awan tebal ini merata terjadi di DKI Jakarta pukul 07.00 WIB pagi, kecuali di Kabupaten Kepulauan Seribu yang diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Kondisi cuaca diselimuti awan tebal ini berlanjut pada pukul 10.00 WIB di sejumlah wilayah di Jakarta seperti Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Sementara hujan dengan intensitas ringan diperkirakan mengguyur wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Hujan dengan intensitas ringan merata turun di sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Minggu siang mulai pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Polda Metro Jaya pulangkan 101 orang yang diamankan saat May Day

Cuaca hujan dengan intensitas ringan berlanjut hingga sore hari di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu di Minggu sore. Sementara hujan dengan intensitas sedang turun di Jakarta Selatan pada pukul 16.00 WIB.

Pada malam harinya, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Sementara wilayah lain seperti Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu diselimuti awan tebal.

Kemudian pada pukul 22.00 WIB seluruh wilayah di DKI Jakarta diprediksi diselimuti awan tebal hingga Senin (4/5) dini hari.

Untuk suhu udara di DKI Jakarta diperkirakan berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celsius. BMKG juga menyatakan bahwa kecepatan angin berkisar antara 1-18 kilometer per jam.

Baca juga: Pramono: Hotel beri kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.