Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi menutup perhelatan Padel Tournament Piala Bersinar 2026 di Casa de Padel, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (3/5). Kompetisi yang berlangsung sejak Jumat (1/5) ini menjadi sarana kampanye hidup sehat sekaligus upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui olahraga.
Sebanyak 312 peserta tercatat ikut serta memperebutkan gelar juara dalam 12 kategori yang berbeda selama tiga hari penyelenggaraan. Dilansir dari Detikcom, acara penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto yang juga menyempatkan diri melakoni laga ekshibisi bersama sejumlah tokoh publik.
Pertandingan persahabatan tersebut melibatkan Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, serta figur publik lainnya seperti Desta dan Gading Marten. Kehadiran mereka bertujuan memperkuat pesan kolaborasi dalam mendukung gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa pemilihan cabang olahraga padel didasarkan pada popularitas olahraga tersebut yang tengah meningkat di masyarakat. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjangkau generasi muda melalui aktivitas yang edukatif dan preventif.
"Kita sedang berupaya menggeser paradigma pencegahan menjadi lebih humanis, edukatif, dan preventif, dengan mengajak anak muda terlibat dalam kegiatan positif seperti turnamen padel ini," kata Suyudi Ario Seto, Kepala BNN RI.
Pihak BNN juga memberikan apresiasi terhadap sportivitas yang ditunjukkan para atlet selama turnamen berlangsung di Jakarta Selatan tersebut.
"Tercatat sebanyak 312 peserta berkompetisi dalam 12 kategori dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjadikan ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan inspirasi bagi generasi muda untuk menjauhi narkotika," jelas Suyudi Ario Seto.
Kepala BNN RI mengharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin untuk mendorong pola hidup sehat di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
"Mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjauhi narkotika dengan menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, sebagai langkah nyata menuju Indonesia Bersinar dan mewujudkan Generasi Emas 2045," tutur Suyudi Ario Seto.
Raffi Ahmad yang hadir dalam kesempatan tersebut turut menyuarakan pentingnya sinergi antara berbagai sektor dalam menumbuhkan kesadaran anti-narkoba melalui hobi dan olahraga. Ia menekankan bahwa pendekatan yang merangkul jauh lebih efektif dalam memberikan dampak positif bagi para pemuda.
"Pentingnya pendekatan yang humanis dengan merangkul para pecandu agar dapat memperoleh layanan rehabilitasi," tutup Raffi Ahmad.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·