Bomber B-52 AS jatuh, delapan awak diduga tewas

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Washington (ANTARA) - Pesawat pengebom (bomber) Boeing B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara AS jatuh saat menjalani uji terbang rutin di California pada Senin dan diduga tidak menyisakan korban selamat di antara delapan awaknya.

"Indikasi awal menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut tidak mungkin dapat dilalui dengan selamat," kata Pangkalan Udara Edwards di platform X.

Pangkalan udara itu mengonfirmasi delapan awak berada di dalam pesawat pengebom strategis tersebut ketika jatuh tak lama setelah lepas landas pada pukul 11.20 waktu setempat (Selasa pukul 01.20 WIB) untuk menjalani "misi uji rutin."

Petugas penyelamat tiba di lokasi kecelakaan yang berada di timur laut Los Angeles tidak lama setelah pesawat menghantam daratan.

Pangkalan Udara Edwards mengatakan pihaknya saat ini berupaya memastikan kondisi seluruh awak pesawat, sementara penyelidikan atas kecelakaan tersebut telah dimulai.

Sebelumnya, militer AS mengumumkan penutupan pangkalan udara tersebut. Semua pesawat yang akan mendarat dialihkan ke bandara alternatif.

"Semua izin kunjungan non-komersial ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut agar pangkalan dapat memusatkan perhatian pada operasi tanggap darurat," kata Pangkalan Udara Edwards.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Pesawat penerjun payung jatuh di Missouri, 12 tewas
Baca juga: Pesawat ringan Cessna jatuh di Texas AS, lima orang tewas

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.