Borneo FC Kejar Kemenangan Kontra Persita Demi Geser Persib Bandung

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Borneo FC Samarinda dijadwalkan menjamu Persita Tangerang dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri pada Selasa, 5 Mei 2026, pukul 20.00 WITA. Skuad Pesut Etam mengincar poin penuh guna memangkas jarak selisih tiga poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Borneo FC setelah Persib Bandung mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 pada Senin (4/5/2026). Saat ini, Maung Bandung memimpin dengan 72 poin, sementara Borneo FC menguntit di posisi kedua dengan perolehan 69 poin dari 30 pertandingan yang telah dijalani.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyatakan timnya tetap fokus pada performa internal tanpa terganggu hasil pertandingan pesaing. Persiapan matang telah dilakukan meski jadwal kompetisi sangat padat di penghujung musim ini.

"Kami masih ada di posisi bagus dan sedang berjuang mencapai target di akhir musim ini. Hal-hal bagus selama 30 pertandingan terakhir harus dipertahankan," ujar Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.

Lefundes menilai kualitas kompetisi musim ini jauh lebih meningkat dan kompetitif dibandingkan periode sebelumnya. Hal tersebut terlihat dari perolehan poin tim-tim papan atas yang sangat ketat hingga pekan-pekan terakhir.

"Sekarang 69 poin belum tentu juara. Ini artinya kita membawa level persaingan di Indonesia lebih tinggi. Sangat bagus buat sepak bola Indonesia bisa lebih maju dan kompetitif," tambah Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.

Terkait kekalahan dari Persita pada pertemuan pertama Januari lalu, Lefundes menegaskan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh. Ia tidak ingin anak asuhnya mengulangi performa buruk saat takluk 0-2 di Indomilk Arena.

"Anak-anak tahu apa yang harus dilakukan. Saya tidak peduli dengan Persib, saya hanya mau fokus dengan diri sendiri dan kita akan lihat hasilnya di akhir musim," kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.

Keyakinan serupa disampaikan bek Christophe Nduwarugira yang melihat empat laga sisa sebagai partai krusial. Pemain asal Burundi ini memastikan kondisi mental rekan-rekannya sangat stabil menghadapi tekanan persaingan gelar.

"Pemain sudah tahu harus berbuat apa. Pertandingan Januari lalu memang di bawah performa kami, tapi kami sudah siapkan antisipasi matang untuk laga besok," ucap Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.

Manajer tim Borneo FC, Dandri Dauri, menyerukan kepada seluruh masyarakat Samarinda untuk memberikan dukungan langsung di stadion. Menurutnya, motivasi dari tribun sangat dibutuhkan untuk menciptakan sejarah bagi sepak bola Kalimantan.

"Tidak ada tekanan, pemain dalam kondisi bagus. Yang jelas kami sudah membawa level kompetisi semakin meningkat," kata Christophe Nduwarugira, Pemain Borneo FC.

Dandri memastikan kondisi fisik para pemain tetap prima meski baru menempuh perjalanan jauh dari Kediri. Skuad langsung menjalani sesi latihan rutin sejak Jumat (1/5/2026) untuk menjaga konsistensi permainan.

"Alhamdulillah kondisi tim baik. Kami berangkat dari hotel sekitar pukul 03.00 dini hari dan baru saja tiba di Samarinda. Tidak ada kendala berarti," jelas Dandri Dauri, Manajer Borneo FC.

Bagi manajemen, duel kontra Pendekar Cisadane merupakan momentum penting untuk membuktikan ketangguhan Pesut Etam di kandang sendiri. Ia berharap tuah Stadion Segiri dapat membantu tim mengamankan tiga poin krusial.

“Kita sudah mendapatkan hasil positif. Sekarang yang dibutuhkan adalah dukungan di rumah sendiri. Mari kita wujudkan bersama. Jika mimpi itu ada, takdir itu ada, kita sambut bersama menuju juara,” tegas Dandri Dauri, Manajer Borneo FC.

Jadwal padat menanti Borneo FC dalam sisa musim ini, termasuk dua laga tandang melawan Bali United dan Persijap Jepara. Dandri menekankan bahwa setiap laga sisa akan diperlakukan layaknya pertandingan final.

"Final kami berikutnya adalah Persita Tangerang. Ini pertandingan yang sulit, karena Persita adalah tim yang kuat," ujar Dandri Dauri, Manajer Borneo FC.

Manajemen optimis tren positif dapat berlanjut mengingat tidak ada pemain yang absen akibat akumulasi kartu maupun cedera. Kehadiran seluruh pilar utama memberikan banyak opsi bagi tim kepelatihan dalam menyusun strategi.

"Makanya saya bilang, kami sangat berharap dukungan suporter. Bantu kami berjuang untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan kandang," ujar Dandri Dauri, Manajer Borneo FC.

Dandri menutup pernyataan dengan mengajak suporter untuk tetap optimistis mencapai tangga juara di akhir musim. Dukungan penuh dinilai menjadi faktor pembeda dalam persaingan ketat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Kami hanya perlu dukungan penuh saat ini. Saya tegaskan, jika mimpi dan takdir juara itu ada, mari kita sambut bersama-sama. Sekarang mari sama-sama berjuang untuk mewujudkan hal tersebut" pungkas Dandri Dauri, Manajer Borneo FC.