Bos Piaggio Buka Suara soal Maraknya Motor Listrik Mirip Vespa di Indonesia

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Motor listrik Exotic Sprinter AT. Foto: SISAPIRa

CEO Piaggio Asia Pacific, Gianluca Fiume menyoroti maraknya motor listrik yang mengusung desain bergaya Vespa di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia.

Menurutnya, fenomena tersebut berkaitan dengan perlindungan hak kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) yang belum sepenuhnya kuat di beberapa pasar berkembang.

“Kita sedang membahas isu sensitif lainnya, yang juga menyentuh ranah hak kekayaan intelektual," terang Gianluca saat sesi wawancara bersama media dari Indonesia, termasuk kumparan di Vietnam, Sabtu (16/5/2026).

CEO Piaggio Asia Pacific Gianluca Fiume. Foto: dok. PID

Ia mengatakan, Piaggio sebagai pemilik desain Vespa terus menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap identitas merek dan desain produk yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Menurut Gianluca, belum semua regulasi di berbagai negara mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap investasi desain, serta kekayaan intelektual yang dimiliki perusahaan otomotif.

"Tidak semua regulasi telah disusun secara sempurna untuk melindungi investor maupun pemilik hak kekayaan intelektual," lanjutnya.

Karena itu, Piaggio mengaku terus berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk membantu pengembangan regulasi yang lebih kuat dalam melindungi desain kendaraan dan hak kekayaan intelektual.

"Karena itu, Piaggio tentu telah menyuarakan keberatannya ketika investasinya dilanggar atau disalahgunakan.” terangnya.

Motor listrik Exotic Vito. Foto: SISAPIRa

Belakangan, pasar Indonesia memang diramaikan sejumlah motor listrik yang mengusung desain skuter retro dengan siluet membulat yang kerap dianggap menyerupai Vespa. Tren tersebut berkembang seiring meningkatnya popularitas motor listrik dan tingginya minat konsumen terhadap desain klasik.

Meski demikian, Gianluca menegaskan Vespa memiliki identitas yang sulit ditiru sepenuhnya. Menurutnya, Vespa bukan sekadar kendaraan roda dua, melainkan bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri penggunanya.

“Karena Vespa adalah Vespa,” tutupnya.