Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI mengumumkan pelelangan lebih dari 400 barang rampasan negara melalui ajang BPA Fair 2026 di Jakarta. Masyarakat dapat mengajukan penawaran secara daring melalui laman resmi lelang hingga batas waktu 21 Mei 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan aset negara dari hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, proses pendaftaran bagi peserta lelang telah dibuka dan mendapatkan pengawalan langsung dari petugas di lapangan.
Kepala BPA Kuntadi memberikan instruksi khusus bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam perolehan aset-aset tersebut. Pihaknya menyediakan fasilitas pembuatan akun secara langsung untuk mempermudah akses masyarakat ke sistem lelang elektronik.
"Nah, pertama-tama tentunya harus punya akun. Yang hari ini juga kami siapkan stand-nya untuk eh membantu masyarakat yang akan membuka akun," kata Kuntadi, Kepala BPA.
Setelah proses registrasi selesai, calon peserta diwajibkan untuk memenuhi sejumlah persyaratan administratif lainnya. Hal ini termasuk penyetoran dana sebagai bentuk komitmen dalam mengikuti proses tawar-menawar aset.
"Setelah itu membayar jaminan, dan setelah membayar jaminan baru pada hari dan jam yang ditentukan mengikuti kegiatan lelangnya," jelas Kuntadi, Kepala BPA.
BPA mencatat bahwa tidak semua target barang dapat langsung masuk ke meja lelang karena harus melalui tahap penilaian formal. Saat ini, terdapat selisih jumlah antara barang yang diupayakan dengan barang yang sudah mengantongi status siap jual.
"Untuk kali ini dari 400 yang kami upayakan bisa kami jual, ternyata setelah dilakukan penilaian, yang sudah siap untuk dijual sekitar 300-an ya. Ada banyak, ada mobil, ada tanah, ada rumah, ada juga eh perhiasan, lukisan, emas, perhiasan juga ada, patung juga ada," sambung Kuntadi, Kepala BPA.
Berbagai kategori aset mulai dari properti hingga benda seni kini tersedia di laman lelang.go.id untuk dipantau oleh publik. Petugas BPA tetap bersiaga di Gate 6 GBK, Jakarta Pusat, pada Minggu (10/4/2026) untuk memberikan asistensi teknis bagi pengunjung.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·