PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk menyalurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 pada Rabu, 22 April 2026, guna memperluas akses pembiayaan modal kerja bagi pelaku UMKM. Kedua bank tersebut mematok suku bunga kompetitif mulai dari 6 persen efektif per tahun dengan jangka waktu angsuran fleksibel hingga lima tahun.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas daya saing pengusaha kecil tanpa beban biaya provisi dan administrasi di BCA. Penyesuaian plafon pinjaman dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan operasional serta kemampuan bayar masing-masing debitur agar arus kas usaha tetap terjaga stabil.
Berdasarkan laporan Kompas.com, simulasi cicilan KUR BRI untuk plafon Rp100 juta dimulai dari angka Rp1,9 juta per bulan untuk tenor 60 bulan. Sementara itu, pinjaman lebih kecil seperti plafon Rp1 juta memiliki cicilan teringan sebesar Rp19.801 per bulan pada periode tenor yang sama.
| 12 | Rp 8.652.674 |
| 18 | Rp 5.868.498 |
| 24 | Rp 4.477.258 |
| 36 | Rp 3.087.710 |
| 48 | Rp 2.394.624 |
| 60 | Rp 1.980.120 |
Dilansir dari Disway.id, BCA juga menyediakan simulasi untuk pinjaman Rp50 juta dengan angsuran terendah Rp966.800 untuk tenor 60 bulan. Sebagai perbandingan, angsuran untuk tenor paling singkat yakni 12 bulan berada di angka Rp4.666.700.
| 12 | Rp4.666.700 |
| 24 | Rp2.598.400 |
| 36 | Rp1.923.900 |
| 60 | Rp966.800 |
Syarat utama bagi calon debitur di kedua bank ini meliputi status Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan. Dokumen yang diperlukan mencakup e-KTP, Kartu Keluarga, serta Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB).
Khusus untuk pengajuan pinjaman dengan nilai di atas Rp50 juta, nasabah diwajibkan melampirkan NPWP. Proses pengajuan dapat dilakukan secara langsung melalui kantor cabang terdekat atau menggunakan layanan digital melalui aplikasi BRImo untuk nasabah BRI dan webform resmi untuk nasabah BCA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·