Pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, berhasil menempati posisi kedua dalam sesi practice Moto3 Catalunya 2026 di Spanyol pada Jumat (15/5/2026). Capaian tersebut menempatkan Uriarte jauh di depan talenta asal Indonesia, Veda Ega Pratama, yang harus puas mengakhiri sesi di peringkat ke-19.
Uriarte mencatatkan waktu terbaik 1 menit 47,042 detik dan hanya terpaut selisih tipis 0,099 detik dari Hakim Danish yang menjadi pembalap tercepat. Sebaliknya, Veda Ega Pratama membukukan waktu 1 menit 48,136 detik sehingga dirinya diwajibkan melewati babak kualifikasi pertama (Q1) pada Sabtu (16/5/2026) untuk memperebutkan posisi start.
Keberhasilan menembus papan atas membuat Brian Uriarte merasa optimis dengan performa motornya sepanjang hari pertama di lintasan Catalunya. Pembalap tuan rumah tersebut menjelaskan bahwa koordinasi tim berjalan efektif sejak sesi pagi dimulai.
"Pada sesi pagi, kami melakukan semuanya dengan sangat baik meski saya tidak bisa melibas putaran-putaran akhir saya dengan bersih," ujar Brian Uriarte, dilansir dari laman resmi Red Bull KTM Ajo melalui Juara.net.
Ia menambahkan bahwa peningkatan signifikan terjadi saat memasuki sesi siang hari yang membuatnya semakin percaya diri di atas lintasan. Uriarte menekankan pentingnya aspek teknis tertentu untuk menghadapi balapan utama di sirkuit tersebut.
"Pada siang harinya, semua berjalan lebih baik lagi..." kata Brian Uriarte.
"Saya benar-benar merasa sangat nyaman," lanjutnya.
"Kami fokus pada apa yang bisa kami lakukan dan semua berjalan lancar," tambah Brian Uriarte.
"Jadi, mari kita lihat apa yang akan terjadi pada esok hari," pungkasnya.
Uriarte juga memberikan catatan khusus mengenai tantangan di Sirkuit Catalunya yang sangat menguras daya tahan komponen kendaraan. Strategi matang diperlukan agar tetap kompetitif hingga putaran terakhir pada hari Minggu nanti.
"Di sini, hal yang paling penting ialah kemampuan dalam manajemen ban," jelas Brian Uriarte.
"Jadi, kami harus terus memikirkan hal itu saat menyiapkan balapan besok Minggu," lanjutnya.
"Saya tahu bahwa ini hanya sesi practice..." kata Brian Uriarte.
"Namun, melihat nama saya ada di atas selalu membuat saya senang," sambung Brian Uriarte.
Sementara itu, rekan satu tim Uriarte, Alvaro Carpe, justru mengalami kendala setelah sempat terjatuh di awal sesi practice. Carpe mengakhiri sesi di posisi ke-18 dan akan menjadi salah satu pesaing Veda Ega Pratama dalam perebutan tempat di Q2.
"Kami sangat kecewa karena mengalami crash pada awal-awal sesi practice," ungkap Alvaro Carpe.
"Apalagi, kami mencatatkan performa yang cukup menjanjikan di FP1," lanjutnya.
"Meski dalam kondisi yang sulit ditaklukkan, kami bisa tampil cepat," tambah Alvaro Carpe.
"Sayangnya, kami tidak bisa menuntaskannya saat sesi siang hari," ujar Alvaro Carpe.
"Tentu saja saya sedikit merasa frustrasi karena tidak bisa menembus Q2..." kata Alvaro Carpe.
"Namun, saya sadar betul kalau kita bisa meningkat lagi, maka kami akan sampai ke sana," tambah Alvaro Carpe.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·