Brimob Sultra turun, bantu evakuasi warga terdampak banjir di Kendari

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Beberapa titik banjir yang cukup parah, kami lakukan evakuasi menggunakan perahu karet, salah satunya di kawasan Lorong Kampus Avicena

Kendari (ANTARA) - Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengevakuasi ratusan warga yang terdampak banjir pada sejumlah titik di Kota Kendari.

Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Dyini saat ditemui di Kendari, Minggu, mengatakan respons cepat tersebut dilakukan menyusul tingginya debit air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota provinsi tersebut sejak pagi hari, sehingga merendam permukiman warga.

Pihaknya telah menyiagakan personel beserta perlengkapan keselamatan guna mempercepat proses evakuasi warga.

Baca juga: Hujan deras, 317 warga mengungsi akibat banjir 80 cm di Kendari

"Beberapa titik banjir yang cukup parah, kami lakukan evakuasi menggunakan perahu karet, salah satunya di kawasan Lorong Kampus Avicena," kata Asri Diyni.

Selain memprioritaskan keselamatan warga yang terjebak di dalam rumah, kata dia, personel Brimob juga membantu memindahkan barang-barang berharga milik masyarakat ke tempat yang lebih aman.

"Petugas juga dikerahkan untuk memastikan kondisi keamanan di lingkungan yang ditinggalkan warga saat mengungsi," ujarnya.

Baca juga: Sebanyak 150 rumah warga terdampak banjir dan longsor di Kendari

Asri Dyini mengungkapkan hingga saat ini seluruh personel dan peralatan keselamatan masih disiagakan di lapangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi meluasnya wilayah terdampak banjir serta memastikan bantuan dapat segera diberikan jika terjadi kondisi darurat.

"Kami terus bersiaga dan bergerak cepat membantu warga terdampak banjir. Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat segera menghubungi petugas di lapangan," jelas Asri Dyini.

Pantauan di lokasi, aparat kepolisian bersama instansi terkait lainnya masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik rawan banjir guna memastikan keselamatan jiwa serta kelancaran proses evakuasi di Kota Kendari.

Baca juga: Curah hujan tinggi, enam wilayah di Kendari dilanda banjir dan longsor

Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.