BRIN kembangkan Petasol, ubah sampah menjadi bahan bakar alternatif

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan bahan bakar alternatif bernama Petasol, sejenis BBM yang dihasilkan oleh mesin pengolah limbah plastik dengan metode Pieolisis Fastpol Gen 5.

"Terobosan ini menjadi solusi untuk menjawab tantangan krisis energi, sekaligus permasalahan sampah plastik," kata Kepala BRIN Arif Satria dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Arif menjelaskan mesin hasil inovasi BRIN ini dapat mengolah berbagai jenis limbah LDPE, HDPE, PP, PS, dalam kondisi basah dan kotor setiap hari.

Dalam uji coba yang dilakukan di Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (24/4), bahan bakar hasil olahan limbah plastik ini digunakan pada perahu nelayan. Nyalanya mesin pada perahu nelayan, menandai potensi penerapannya secara langsung di sektor perikanan.

Arif menjelaskan Petasol merupakan respons BRIN menghadapi berbagai situasi terkini seperti ancaman krisis energi, dengan mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar, yang berguna untuk perahu nelayan dan alat-alat pertanian.

Lebih lanjut, Peneliti Ahli Utama Organisasi Riset bidang Energi dan Manufaktur (OREM) BRIN Tri Martini Patria menjelaskan inovasi Petasol tidak hanya berdampak pada penyediaan energi alternatif, tetapi juga memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi yang signifikan.

"Pemanfaatan limbah plastik melalui teknologi pirolisis ini mampu mengurangi emisi CO2e hingga 79 persen dibandingkan pembakaran terbuka. Selain itu, dari sisi ekonomi, terdapat potensi keuntungan hingga sekitar Rp4.700 per liter bahan bakar yang dihasilkan," paparnya.

Tri juga menyebut kualitas bahan bakar yang dihasilkan juga telah melalui pengujian laboratorium dan memenuhi standar yang ditetapkan. Bahan bakar dari limbah plastik ini telah diuji oleh laboratorium BRIN dan Lemigas, dengan hasil yang memenuhi standar Diesel 48 dan 51, sehingga aman digunakan untuk kendaraan maupun mesin.

"Teknologi ini juga dapat diterapkan dalam skala komunitas. Dengan mesin pirolisis berkapasitas 50 kilogram, pengolahan ini dapat membantu menangani sampah plastik dari sekitar 1.000 Kepala Keluarga. Sehingga Petasol ini berpotensi menjadi solusi pengelolaan sampah berbasis masyarakat," tutur Tri Martini Patria.

Baca juga: BRIN paparkan capaian inovasi bahan bakar dari limbah plastik CN 54

Baca juga: BRIN dorong pengembangan PLTSa untuk tangani sampah di wilayah 3T

Baca juga: Mesin pengolah sampah jadi BBM dari Jateng masuk nominasi IGA 2023

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.