Penyerang asal Kamerun Bryan Mbeumo menegaskan bahwa keputusannya untuk bergabung dengan Manchester United pada awal musim ini merupakan langkah yang sangat tepat setelah melewati musim perdana yang mulus di Old Trafford.
Pemain berusia 24 tahun tersebut didatangkan dari Brentford dengan nilai transfer mencapai 71 juta poundsterling atau sekitar 65 juta poundsterling. Penggawa lini depan ini langsung menjelma menjadi pilar andalan dalam skema permainan tim di bawah asuhan manajer Michael Carrick, setelah sebelumnya sempat dikaitkan dengan Erik ten Hag.
Mbeumo tercatat telah tampil sebanyak 32 kali di semua ajang dengan sumbangan 10 gol serta tiga assist untuk Setan Merah. Kontribusi tersebut membantu Manchester United mengamankan posisi ketiga di klasemen sementara Premier League dengan koleksi 65 poin sekaligus memastikan tiket ke fase grup Liga Champions musim 2026-2027.
Di kompetisi domestik Premier League sendiri, mantan pemain Brentford ini mengemas 9 gol dan 3 assist dari 31 pertandingan serta sukses memenangkan dua penghargaan Player of the Month. Catatan gol Mbeumo di klub hanya berada di bawah rekan sesama pemain baru, Benjamin Sesko, yang memimpin daftar pencetak gol tim dengan torehan 12 gol.
Menjelang pertandingan pamungkas musim ini, Mbeumo merefleksikan catatan penampilannya selama satu musim penuh dalam wawancara eksklusif bersama media klub, United Review.
"Tentu saja, ini seperti, sekali lagi, jawaban yang bagus untuk pilihan saya," kata Mbeumo.
Penyerang tim nasional Kamerun itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen tim yang telah mendukung penuh proses adaptasi kilatnya sejak awal menginjakkan kaki di Carrington.
"Ya, saya selalu mempercayai prosesnya, percaya pada rekan-rekan setim saya, percaya pada semua staf yang membawa saya ke sini dan sekarang, dari Michael Carrick," tutur Mbeumo.
Mbeumo merasa bangga atas pencapaian kolektif tim sepanjang musim 2025/2026 dan mengaku sangat antusias untuk menghadapi berbagai kompetisi besar yang menanti di masa depan.
"Ya, saya sangat senang dengan apa yang telah kami capai dan kami sudah tidak sabar untuk melanjutkannya lagi," kata Mbeumo menambahkan.
Selain berbicara kepada United Review, Mbeumo juga membagikan kisah emosional serta ambisi pribadinya saat menjadi bintang tamu dalam podcast Inside Carrington.
"Saya benar-benar tak sabar," katanya.
Hasrat besar Mbeumo untuk bermain di level tertinggi kompetisi Eropa diakui telah menjadi bahan bakar motivasinya sejak merintis karier sepak bola dari divisi bawah di Prancis dan Inggris.
"Saya selalu mengatakan pada diri sendiri bahwa saya ingin menjadi pemain terbaik di dunia, jadi bermain di kompetisi semacam ini benar-benar menjadi prioritas utama bagi saya," aku Mbeumo.
Perjalanan panjang dari liga amatir dan tim kecil dinilai telah menempa ketangguhan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan besar di klub sebesar Manchester United.
"I merasa sangat bangga pada diri sendiri, jelas karena ini tidak pernah mudah bagi saya," jelasnya.
Mbeumo merasa seluruh kerja kerasnya terbayar lunas setelah berhasil mencetak beberapa gol krusial, termasuk gol cepat ke gawang Liverpool di Anfield.
"[Saya] selalu harus bekerja keras, tetapi saya tidak pernah melupakan apa yang saya inginkan. Saya selalu percaya pada diri sendiri karena saya tahu saya juga memiliki kemampuan khusus. Saya selalu berusaha bekerja keras dan saya sangat senang dengan apa yang akan datang bagi saya." ungkap Mbeumo.
Dalam kesempatan tersebut, Mbeumo turut mengapresiasi penerimaan luar biasa dari suporter setia yang memadati tribun Old Trafford di setiap pertandingan.
"Tentu saja, diterima oleh fans adalah sesuatu yang selalu kamu inginkan," ujarnya.
Mbeumo sempat mengingat kembali momen-momen ikonik tim musim ini, mulai dari gol tendangan bebas Bruno Fernandes, gol spektakuler Patrick Dorgu saat melawan Arsenal, hingga penyelamatan hebat Gianluigi Donnarumma dalam laga derby Manchester.
"Itu mungkin penyelamatan terbaik yang pernah saya lihat, saya yakin itu gol," ujarnya.
Penyerang sayap ini menilai keberhasilan Setan Merah mengunci posisi tiga besar merupakan pembuktian krusial bagi kebangkitan klub.
"Finis di tiga besar adalah pesan yang sangat bagus dan menunjukkan performa besar dari semua orang," ungkapnya.
Manchester United dijadwalkan melakoni pertandingan kandang terakhir Premier League musim ini dengan menjamu Nottingham Forest di Old Trafford pada Minggu (17/5/2026) malam WIB.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·