Bupati Majalengka Tanggung Biaya Pengobatan Bobotoh Korban Salah Sasaran

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Bupati Majalengka Eman Suherman memastikan Pemerintah Kabupaten Majalengka menanggung seluruh biaya pengobatan Salsabila Firdaussyah, seorang pendukung wanita Persib Bandung yang terluka akibat lemparan paving blok saat acara nonton bareng (nobar) di kawasan GGM Majalengka pada Minggu (10/5/2026).

Insiden yang menimpa warga Kelurahan Tonjong tersebut terjadi saat pertandingan babak pertama laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung sedang berlangsung di tengah kerumunan ribuan penonton. Salsabila mengalami luka robek serius pada bagian bibir dan gigi hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Cideres setelah sebelumnya sempat terkendala biaya operasi di rumah sakit swasta.

Ketua Viking Alengka, Babam Arthurrohman, menjelaskan bahwa korban merupakan korban salah sasaran dari oknum penonton yang emosi terhadap gangguan keamanan di lokasi nobar.

"Awalnya kan ada yang rese di sekitaran korban. Yang rese teh mau diamanin sama anak-anak. Mungkin ada yang emosi, ya terus lempar bekas semen paving blok. Tujuannya, ngelempar ke orang yang bikin rese. Tapi salah sasaran, kenanya ke si teteh itu," jelas Babam, Selasa (12/5/2026).

Babam menambahkan bahwa saat kejadian korban sedang berdiri setelah sebelumnya duduk menikmati pertandingan, dan menegaskan tidak ada aksi saling lempar antar-kelompok suporter.

"Bukan saling lempar. Hanya sekali ada lemparan. Teman-teman juga gak ngenalin siapa yang lempar karena memang lagi seru nonton," ucap Babam dilansir dari Kompas.com.

Terkait penanganan medis, korban sempat dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan karena ketiadaan dokter spesialis dan kendala administrasi jaminan kesehatan.

"Korban dibawa ke RSUD Majalengka. Tapi, dokter spesialisnya lagi berangkat haji. Jadi dirujuk ke RS Mitra Plumbon Majalengka. Tapi, informasinya, enggak bisa dicover BPJS Kesehatan. Memerlukan biaya yang lumayan gede untuk operasi," ucap Babam.

Kondisi ekonomi keluarga sempat membuat korban dibawa pulang sebelum akhirnya mendapat respons langsung dari pihak pemerintah daerah setelah kabar tersebut viral.

"Mungkin karena biaya yang besar, jadi korban dibawa pulang lagi ke keluarganya. Saat dirawat di rumah itu, infonya terdengar ke Bupati Majalengka," kata Babam dikutip dari IDN Times.

Babam mengapresiasi langkah cepat bupati dan berharap korban bisa segera pulih setelah ditangani secara medis.

"Ada perhatian dari pemerintah," kata Babam.

Bupati Majalengka Eman Suherman menjenguk langsung Salsabila di RSUD Cideres pada Selasa (12/5/2026) untuk memastikan ketersediaan layanan kesehatan bagi korban.

"Kami, Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan biaya pengobatan korban ditanggung oleh kami melalui RSUD Cideres," kata Eman di rumah sakit.

Eman juga menekankan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi izin penyelenggaraan kegiatan serupa di masa depan agar tidak terulang tindakan yang merugikan masyarakat.

"Nobar itu seharusnya menjadi ajang silaturahmi dan dukungan untuk Persib, jangan sampai ternoda oleh tindakan yang merugikan orang lain," kata Eman.

Bupati mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan peringatan sebelum acara berlangsung agar seluruh penonton menjaga ketertiban bersama.

"Biaya, kami yang tanggung jawab," kata Eman.

Pihak pemerintah daerah kini terus memantau perkembangan kesehatan korban sembari mengimbau masyarakat untuk tetap kondusif.

"Dari awal, saya tekankan, jaga, mari bangun kebersamaan. Jangan rusak. Kita tidak ingin, ketika nobar, kemudian ada masalah," kata Eman.