Platform olahraga bela diri asal Indonesia, BYON, melakukan ekspansi regional dengan menyelenggarakan ajang utama Combat Showbiz 7 untuk pertama kalinya di Malaysia pada Sabtu, 25 April 2026. Perhelatan yang berlangsung di World Trade Centre Kuala Lumpur ini merupakan hasil kolaborasi strategis bersama Kharisma Music International.
Target penonton untuk debut internasional ini mencapai lebih dari 3.000 orang di lokasi acara. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi Vidio sebagai platform layanan streaming utama untuk konten olahraga bela diri di kawasan Asia Tenggara melalui layanan Pay-Per-View (PPV).
Edisi ketujuh ini menampilkan deretan petarung elit dari Malaysia dan Indonesia yang memperebutkan gelar bergengsi. Beberapa gelar yang dipertaruhkan meliputi Sabuk Internasional ICB dan Gelar Asia Byon Kickstriking dalam rangkaian pertandingan intensitas tinggi.
Laga utama mencakup pertemuan kembali antara Fahri Alamsyah dan Kabilan Jelevan yang memicu rivalitas sengit. Selain itu, juara IFMA asal Malaysia Ammarul Shafiq dijadwalkan menghadapi petarung Indonesia Haris Sofyan dalam duel yang mempertemukan teknik tendangan kepala dan pukulan KO cepat.
Di kategori wanita, petarung tinju Indonesia yang belum terkalahkan, Winona Karamoy, ditantang oleh atlet Muay Thai berpengalaman asal Malaysia, Emmabel Cassandra. Pertandingan ini diprediksi akan menonjolkan perbedaan gaya bertarung dan teknik di dalam ring.
Ajang ini juga memperebutkan Sabuk Internasional ICB antara juara bertahan Nidal Mahmoud melawan penantang Adam Maulana. Penyelenggara turut menyiapkan produksi visual standar internasional dan interaksi penggemar untuk memberikan pengalaman hiburan yang menyeluruh.
CEO Kharisma Music, Ahmad Jeffny Kamal, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan kehormatan untuk membawa ajang tersebut ke Malaysia sebagai pengalaman hiburan tingkat dunia.
"We are honored to collaborate with BYON to bring BYON COMBAT SHOWBIZ 7 to Malaysia. This is more than just a combat sports event; it’s an international-level entertainment experience that will showcase the next evolution of the sport to local fans." ujar Ahmad Jeffny Kamal, CEO Kharisma Music.
Ahmad Jeffny Kamal menambahkan bahwa pertumbuhan komunitas penggemar bela diri di Malaysia menjadikan ajang ini sebagai platform vital untuk menghubungkan atlet regional.
"With Malaysia’s growing community of combat sports enthusiasts, this event will serve as a vital platform to connect regional athletes and further establish Malaysia as a global sports destination." kata Ahmad Jeffny Kamal, CEO Kharisma Music.
Pihak Vidio selaku mitra OTT resmi menyatakan kebanggaannya dalam mendukung perjalanan pertumbuhan BYON ke pasar internasional. SVP Content Acquisition & Partnership Vidio, Dhini W Prayogo, mengonfirmasi dukungan penuh melalui penyiaran eksklusif.
"We are proud to continue supporting BYON’s growth journey and its first international expansion into Malaysia through exclusive PPV streaming on Vidio." ungkap Dhini W Prayogo, SVP Content Acquisition & Partnership Vidio.
| Indonesia | Rp 59.000 |
| Malaysia | RM 17 |
| Negara Lain | US$ 6 |
Data internal menunjukkan edisi sebelumnya berhasil mencatatkan lebih dari 536.000 pembelian PPV di Vidio dan ratusan juta penayangan digital. Pencapaian ini mendasari optimisme penyelenggara dalam menarik minat penggemar bela diri modern di pasar Malaysia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·