Medan (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengembalikan seorang calon haji asal Jawa Tengah ke Embarkasi Solo setelah sempat menjalani perawatan akibat gangguan kesehatan.
Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Embarkasi Medan Murnisyah Nasution di Medan, Selasa, mengatakan calon haji tersebut telah dinyatakan layak terbang oleh tim medis.
“Kami telah menerima surat keterangan layak terbang dari RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam, sehingga yang bersangkutan sudah diterbangkan kembali kemarin,” ujar Murnisyah.
Baca juga: PPIH Medan: Satu calon haji kloter 5 tunda berangkat akibat sakit
Ia menjelaskan calon haji tersebut bernama Muritno (73), warga Desa Sutapranan, Kecamatan Dukuh Turi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Muritno didampingi seorang calon haji lain dari embarkasi yang sama, yakni Cheriyah (80), warga Desa Bojong, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.
Sebelumnya, Muritno sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak Rabu (22/4) setelah mengalami gangguan kesehatan.
Baca juga: Kemenhaj: Dua calon haji lansia Jateng dirawat di RSUD Amri Tambunan
Ia diturunkan dari pesawat Garuda Indonesia yang ditumpanginya saat melakukan pendaratan teknis untuk pengisian bahan bakar di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.
“Setelah dinyatakan layak terbang, pada hari yang sama langsung diterbangkan kembali ke Embarkasi Solo. Alhamdulillah, kondisi beliau sudah membaik,” katanya.
Tercatat, sebanyak 360 calon haji tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Solo diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah pada Rabu (22/4) pukul 15.00 WIB.
"Kembali ke Embarkasi Solo, tidak langsung ke Madinah. Menggunakan pesawat Garuda ketika mengisi avtur di Bandara Kualanamu sebelum tiba di Bandara Adi Soemarmo," ucap Murnisyah.
Baca juga: Kemenhaj: Kloter 1 Embarkasi Medan bertolak ke tanah suci dini hari
Baca juga: Kemenhaj: 360 calon haji kloter 1 masuk Asrama Haji Embarkasi Medan
Pewarta: Muhammad Said
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·