Candra Wijaya Gelar Turnamen Bulutangkis Spesialis Ganda demi Jaga Regenerasi

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Sektor ganda bulutangkis Indonesia yang sempat menjadi tulang punggung prestasi internasional kini mengalami performa yang naik-turun dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini mendorong legenda bulutangkis Indonesia, Candra Wijaya, untuk turun tangan menjaga kontinuitas pembibitan atlet muda potensial di tanah air.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan turnamen 14th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 yang berlangsung pada pekan ini.

Melalui kejuaraan tahunan ini, para pemain muda diharapkan dapat menambah jam terbang, mengasah aspek mental, serta meningkatkan kualitas permainan sejak usia dini.

Dilansir dari Detik Sport, ajang ini didesain sebagai kontribusi nyata untuk mendukung pengurus pusat PBSI dalam memperkuat sektor ganda nasional.

"Saya menggelar ajang ini dengan tujuan untuk semakin mempopulerkan nomor ganda. Selain itu juga untuk ikut membantu PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Lewat kejuaraan ini pula saya ingin ikut memberikan sumbangsih demi menjaga supremasi bulutangkis sektor ganda Indonesia yang telah melahirkan banyak pemain legendaris di kancah bulu tangkis dunia," kata Candra saat acara pembukaan turnamen, Rabu (10/6/2026) siang WIB.

Kejuaraan khusus ini menyediakan total hadiah sebesar Rp 250 juta serta trofi dengan desain eksklusif untuk memotivasi para peserta.

Kategori yang dipertandingkan meliputi ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok umur U-15, U-17, dan U-19, serta sektor dewasa.

"Dengan trofi dan hadiah kepada para pemain, saya ingin mereka dapat termotivasi untuk memberikan penampilan serta prestasi terbaik. Harapannya dari kejuaraan ini bakal muncul atlet-atlet ganda masa depan yang memiliki daya juang, semangat bertanding serta berintegritas," ungkap Candra.

Inisiatif ini turut mendapat apresiasi dari legenda bulutangkis lainnya, Christian Hadinata, yang menilai kompetisi terfokus sangat efektif menjaring talenta baru.

"Saya berharap dari turnamen ini akan muncul sumber daya atlet yang bagus dan teruji secara perfoma dan mental bertandingnya. Memang tidak mudah menemukan pemain bagus dan perlu waktu, tetapi bila sudah menemukannya saya rasa tidak perlu waktu lama untuk bisa melesat menjadi pemain nomor ganda berkualitas seperti Candra Wijaya, Ricky Soebagdja, Tony Gunawan, Bambang Supriyanto, dan Eddy Hartono," papar Christian.

Bersamaan dengan pembukaan turnamen, Candra Wijaya International Badminton Center turut memberikan Penghargaan Pemain Ganda Legenda Terbaik 2026 kepada Bambang Supriyanto.

Apresiasi tersebut diberikan atas dedikasi panjang Bambang dalam mengorbitkan pemain ganda tangguh, baik semasa menjadi atlet maupun sebagai pelatih.

"Penghargaan ini sangat luar biasa bagi saya. Sebuah apresiasi terbaik yang diberikan Candra. Saya bangga dan sangat berterima kasih atas penghargaan ini. Semoga penghargaan ini memberikan motivasi bagi saya untuk berkontribusi lebih maksimal kepada olahraga bulutangkis, khususnya di nomor ganda," ungkap Bambang yang kini menjadi pelatih di klub Jaya Raya Jakarta.

"Terima kasih pula untuk Koh Chris yang menemukan talenta saya untuk bermain di nomor ganda. Tanpa dia, saya tidak akan ada di kancah bulutangkis Indonesia," imbuh Bambang.