Cara Berkebun Bawang Daun di Cup Plastik Bekas Minuman, Mudah dan Ramah Lingkungan

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Cara berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman menjadi solusi praktis bagi yang ingin menanam sayuran di rumah tanpa membutuhkan lahan luas. Selain mudah dilakukan, metode ini juga membantu memanfaatkan barang bekas agar lebih berguna.

Bagi pemula, cara berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman cukup menarik karena peralatannya sederhana dan tidak memerlukan biaya besar. Dengan perawatan rutin, bawang daun dapat tumbuh subur dan siap dipanen untuk kebutuhan dapur.

Selain hemat, cara berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman juga dapat membuat area rumah terlihat lebih hijau dan rapi. Kegiatan sederhana ini sekaligus menjadi langkah kecil untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan sekitar.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman, Selasa (12/5/2026).

1. Pilih Cup Plastik Bekas yang Tepat

Langkah pertama dalam cara berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman adalah memilih cup plastik yang masih layak digunakan. Gunakan cup dengan ukuran sedang dan kondisi yang masih kuat agar mampu menampung media tanam tanpa mudah rusak. Cup plastik bekas minuman dingin biasanya cukup cocok digunakan karena bentuknya praktis dan mudah ditemukan di rumah.

Sebelum digunakan, pastikan cup dicuci hingga benar-benar bersih untuk menghilangkan sisa minuman, gula, maupun kotoran yang menempel. Setelah itu, buat beberapa lubang kecil di bagian bawah cup menggunakan paku atau gunting sebagai saluran drainase. Lubang ini penting agar air tidak menggenang di dalam wadah karena kondisi terlalu lembab dapat menyebabkan akar tanaman membusuk dan menghambat pertumbuhan bawang daun.

2. Siapkan Bibit Bawang Daun Berkualitas

Bibit bawang daun bisa diperoleh dari sisa akar bawang daun yang biasa digunakan untuk memasak sehari-hari. Pilih bagian akar yang masih segar, berwarna putih cerah, dan tidak berlendir agar lebih mudah tumbuh kembali setelah ditanam. Bibit yang sehat biasanya memiliki akar yang masih kuat dan tidak kering.

Potong bagian daun seperlunya dan sisakan sekitar beberapa sentimeter bagian batang beserta akarnya. Setelah itu, diamkan sebentar sebelum ditanam agar kondisi akar lebih stabil. Pemilihan bibit yang baik akan sangat membantu mempercepat pertumbuhan tunas baru sehingga bawang daun dapat dipanen lebih cepat.

3. Gunakan Media Tanam yang Subur

Media tanam menjadi salah satu faktor penting dalam cara berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman. Gunakan campuran tanah gembur dengan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang agar tanaman memperoleh nutrisi yang cukup selama masa pertumbuhan.

Campuran media tanam yang subur akan membantu akar berkembang lebih baik sekaligus menjaga kelembaban tanah tetap stabil. Isi cup plastik hingga hampir penuh, namun sisakan sedikit ruang di bagian atas agar proses penyiraman tidak mudah meluap. Media tanam yang baik juga membantu bawang daun tumbuh lebih hijau, segar, dan tidak mudah layu.

4. Tanam Bawang Daun dengan Benar

Setelah media tanam siap, buat lubang kecil di bagian tengah tanah lalu masukkan akar bawang daun secara perlahan. Pastikan seluruh bagian akar tertutup tanah dengan baik dan posisi tanaman tetap tegak agar pertumbuhannya lebih optimal.

Sesudah proses penanaman selesai, siram media tanam secukupnya hingga terasa lembab. Hindari menyiram terlalu banyak karena tanah yang terlalu basah dapat memicu pembusukan akar. Pada masa awal penanaman, letakkan cup plastik di tempat yang teduh terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke area yang terkena sinar matahari langsung.

5. Lakukan Perawatan Secara Rutin

Perawatan rutin sangat penting agar bawang daun tumbuh subur dan menghasilkan daun yang segar. Siram tanaman setiap hari secukupnya, terutama saat cuaca panas, untuk menjaga kelembaban media tanam tetap stabil tanpa membuatnya terlalu basah.

Selain penyiraman, letakkan cup plastik di area yang mendapatkan sinar matahari cukup seperti teras, balkon, atau dekat jendela rumah. Cahaya matahari membantu proses pertumbuhan daun menjadi lebih maksimal. Jika diperlukan, tambahkan pupuk organik cair atau kompos secara berkala agar tanaman tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan tidak mudah menguning.

6. Nikmati Hasil Panen di Rumah

Dengan perawatan yang tepat, bawang daun biasanya mulai tumbuh lebat dalam beberapa minggu. Anda dapat memanen bagian daun sesuai kebutuhan tanpa harus mencabut seluruh tanaman sehingga bawang daun masih bisa tumbuh kembali untuk panen berikutnya.

Selain membantu menghemat pengeluaran dapur, cara berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman juga menjadi aktivitas sederhana yang bermanfaat untuk mengisi waktu luang. Metode ini cocok diterapkan di rumah dengan lahan terbatas dan sekaligus membantu mengurangi limbah plastik agar lingkungan terlihat lebih bersih serta hijau.    

Pertanyaan Seputar Topik

Apa itu cara membuat kebun daun bawang mini?

Cara membuat kebun daun bawang mini adalah metode menanam daun bawang di lahan sempit seperti pot, polybag, atau ember bekas, dengan sistem panen bergilir setiap minggu untuk mendapatkan pasokan segar.

Apakah harus selalu menggunakan bibit dari biji untuk menanam daun bawang mini?

Tidak, Anda tidak harus selalu menggunakan bibit dari biji. Bibit dari sisa dapur (akar bawang daun) atau bibit dari tanaman tua berumur 3 bulan lebih cepat tumbuh dan disarankan untuk kebun daun bawang mini.

Apa saja keuntungan berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman?

Keuntungan berkebun bawang daun di cup plastik bekas minuman meliputi ramah lingkungan, hemat tempat, hemat biaya, mudah dirawat, dan pasokan bawang daun segar yang terjamin.