Cara Menulis di kumparan, Begini Langkah dan Format yang Tepat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Menulis di kumparan. Foto: PreciousJ/Shutterstock

Sebagai platform media berbasis user generated content, kumparan memberikan akses kepada pembaca untuk menulis artikel sendiri. Topik yang bisa dipilih pun beragam, mulai dari otomotif, kecantikan, kesehatan, teknologi, hingga politik dan isu sosial.

Namun, agar tulisan kamu bisa dipublish oleh moderator, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan. Nggak cuma orisinalitas konten, struktur penulisan, hingga penggunaan tata bahasa yang baik dan sesuai kaidah juga menjadi bahan pertimbangan.

Dengan memahami panduan penulisan yang tepat, peluang artikelmu untuk tayang bisa jadi lebih besar. Nah, kalau kamu ingin hasil karyamu lebih mudah publish di kumparan, yuk simak panduan lengkapnya berikut ini.

Panduan Menulis Artikel di kumparan

Ilustrasi Menulis Artikel di kumparan. Foto: justplay1412/Shutterstock

Berikut cara menulis artikel di kumparan agar tulisanmu lebih rapi dan memenuhi ketentuan yang berlaku:

1. Membuat Akun kumparan

Sebelum mulai menulis, pastikan kamu sudah membuat akun kumparan terlebih dahulu, ya. Saat proses pendaftaran, kamu perlu melengkapi beberapa informasi seperti nama, biodata, dan foto profil.

Supaya akun terlihat lebih meyakinkan, sebaiknya gunakan foto pribadi asli, bukan foto orang lain atau gambar anonim. Setelah semua data terisi, kamu bisa langsung login ke website atau aplikasi kumparan menggunakan akun yang sudah dibuat.

2. Masuk ke Menu Home

Jika sudah berhasil login, kamu akan diarahkan ke halaman home kumparan. Selanjutnya, pilih ikon “Menu” yang berada di bagian bawah aplikasi untuk mulai mengakses fitur penulisan artikel.

3. Buat Konten

Saat masuk ke halaman “Menu”, pilih opsi “Buat Tulisan” yang berada di bawah profil akun kumparan milikmu. Dari halaman ini, kamu sudah bisa mulai membuat dan mengatur isi artikel sesuai topik yang diinginkan.

4. Mulai Menulis

Ilustrasi Menulis Artikel di kumparan. Foto: fizkes/Shutterstock

Tulis artikel sesuai topik yang ingin kamu bahas, lalu lengkapi beberapa elemen penting seperti judul, gambar, dan isi tulisan. Agar artikel lebih rapi dan nyaman dibaca, kamu juga bisa menambahkan subtitle, minor subtitle, bullet point, maupun numbering sesuai kebutuhan konten.

5. Isi Summary Social, Channel, dan Topik

Kalau tulisan sudah selesai dan kamu sudah mengecek kembali isi artikelnya, klik ikon “Selanjutnya” di bagian kanan atas aplikasi. Setelah itu, isi bagian summary social yang berisi ringkasan singkat artikel, pilih channel sesuai tema tulisan, serta tambahkan tiga topik atau keyword yang relevan.

6. Setujui Agreement Review

Jika semua bagian sudah terisi dan kamu yakin dengan hasil tulisanmu, klik tombol “Selanjutnya”. Nantinya akan muncul halaman "Agreement Review" yang berisi beberapa ketentuan sebelum artikel dipublikasikan.

Aturan tersebut mencakup penggunaan identitas asli, larangan plagiarisme dan pelanggaran hak cipta, hingga tanggung jawab penulis terhadap konten yang sudah tayang.

Setelah membaca seluruh ketentuannya, ceklis pernyataan persetujuan, lalu klik opsi “Kirim Tulisan” untuk mengirim artikel ke moderator kumparan.

Ilstrasi Menulis Artikel di kumparan. Foto: WAYHOME studio/Shutterstock

Ada banyak teman kumparan yang punya ketertarikan di dunia kepenulisan. Bahkan, nggak sedikit dari mereka yang menjadikan aktivitas menulis sebagai salah satu cara untuk healing dan meluapkan isi pikiran.

Seperti dijelaskan dalam laman PsychMed, menulis dapat membantu kamu mengelola emosi, meredakan stres, hingga mendukung proses pemulihan kondisi mental. Saat perasaan dituangkan lewat tulisan, pikiran biasanya jadi terasa lebih lega.

Salah satu teman kumparan, Radhitya Probo Ratu Nagoro (36), mengaku terbiasa menuangkan keluh kesahnya lewat tulisan. Setelah menulis, ia merasa pikirannya jadi lebih ringan karena hal-hal yang mengganjal akhirnya bisa tersampaikan.

“Rasanya plong, uneg-uneg yang ingin disampaikan tersalurkan lewat sebuah tulisan,” ungkapnya.

Ilustrasi Menulis Artikel di kumparan. Foto: Nuchylee/Shutterstock

Perasaan serupa juga dirasakan oleh teman kumparan Mohammad Rifky (28). Ia mengaku merasa lebih puas setelah menuangkan isi pikirannya ke dalam tulisan, meskipun hanya berupa catatan harian atau keresahannya tentang kehidupan sehari-hari.

Begitu pula dengan Putri Fitriani (40). Menurutnya, menulis membuatnya lebih mudah memahami masalah yang sedang dihadapi. Pikiran yang awalnya semrawut perlahan menjadi lebih tertata, sehingga ia lebih mudah menentukan langkah yang perlu dilakukan.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan