Daging sapi, kambing, dan ayam memang diketahui halal, tapi tahukah kamu, kontaminan yang mengelilingi tempat penyimpanan bahan-bahan tersebut bisa saja menjadikannya makanan haram.
“Kehalalan daging harus dijaga sejak proses penyembelihan hingga distribusi. Jika salah satu tahap tidak sesuai, maka status kehalalannya bisa diragukan,” terang Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Madya Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Kementerian Pertanian, Dr. Sri Usmiati, seperti dikutip dari website LPPOM.
Selain memilih daging segar dan halal, kamu juga perlu mengetahui cara menyimpan yang tepat agar terjaga kehalalannya. Menjaga kehalalan daging ini bukan hanya perlu dilakukan oleh distributor, lho, tapi kamu sebagai konsumen juga wajib melakukannya meski di rumah. Yuk, simak tips selengkapnya!
1. Perhatikan kebersihan tempat penyimpanan
Sebelum menyimpan daging pastikan kamu sudah menjaga kebersihan tangan dan tempat penyimpanan, termasuk chiller atau kulkas. Hindari kontaminasi silang dengan bahan mentah lainnya.
2. Simpan pada suhu yang tepat
Untuk menjaga kesegaran daging, memang sebaiknya simpanlah dalam kulkas bersuhu 0 sampai minus 4 derajat celsius untuk konsumsi jangka pendek. Sedangkan jika kamu mau menyimpan daging lebih lama, maka masukanlah dalam freezer bersuhu minus 18 derajat celsius. Jangan lupa untuk tetap menggunakan wadah kedap udara dan tahan terhadap suhu dingin.
3. Jaga kehalalannya di rumah
Hal utama dalam menjaga kehalalan adalah pastikan daging berasal dari rumah potong tersertifikasi halal. Hindari menyimpan berbarengan dengan bahan non halal. Gunakan juga peralatan yang tidak terkontaminasi bahan haram.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·